jalur pendakian gunung Butak via panderman disertai estimasi waktu pendakian

Jalur pendakian gunung Butak via Panderman. Gunung Butak merupakan salah satu dari 15 gunung di Jawa Timur untuk referensi pendakian yang bisa kamu cumbui keelokan atau keindahannya. Gunung Butak berada di ketinggian 2.868 MDPL dan secara administratif berada di perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang. Untuk dapat mencapai puncak dari gunung Butak kamu dapat melalui beberapa jalur pendakian yang ada. Jalur pendakian yang terkenal adalah Jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong. Selain melalui jalur pendakian via Sirah Kencong, kamu juga dapat melalui jalur lainnya yakni melalui jalur pendakian gunung Butak via Panderman.

jalur pendakian gunung Butak via panderman
sumber : mdplindonesia @ endikfirmansya

Gunung yang masih dalam gugusan gunung putri tidur ini ( Disebut putri tidur karena apabila dilihat dari kejauhan akan nampak seperti seorang wanita yang sedang tidur secara terlentang ) merupakan gunung dengan status tidak aktif. Selain itu tidak ada catatan sejarah yang menunjukkan gunung ini pernah mengalami aktifitas vulcanik. Gunung yang memiliki pemandangan puncak berupa savana yang elok ini memiliki trek yang cukup terjal dan cukup menguras tenaga. Meskipun demikian, trek yang sulit tidak menjadikan gunung ini sepi akan pendaki. Justru dengan adanya jalur pendakian yang cukup sulit dilalui sebagian dari pendaki akan memperoleh pengalaman dan tantangan tersendiri dalam menggapai puncak puncak gunung Butak, salah satunya dengan melewati jalur pendakian gunung Butak via Panderman.

Pos pendakian

Sebelum anda melakukan pendakian gunung Butak via Panderman sebaiknya anda mengurus perizinan terlebih dahulu di pos pendakian. Di pos ini terdapat beberapa fasilitas seperti tempat informasi dan parkir kendaraan bermotor. Adapun syarat untuk mendaki gunung Butak adalah harus membayar biaya retribusi yang telah ditetapkan. Biaya retribusi pendakian sampai artikel ini ditulis adalah sebesar Rp.7.000;. 

Awal pendakian 

Di awal pendakian anda dihadapkan pada jalanan berpaving dan tertata cukup rapi dengan trek yang cukup menanjak. Trek di awal pendakian ini dapat sebagai pemanasan untuk melewati trek selanjutnya. Tidak lama setelah anda melalui jalanan yang berpaving maka anda akan menemukan jalan masuk yang belum dimistar atau dalam kata lain anda akan melewati jalanan setapak. Terdapat sebuah mata air yang bisa anda manfaatkan untuk sekedar mengisi perbekalan selama anda melakukan pendakian. 

Memasuki hutan, trek yang dihadapi seringkali tertutup dengan rumput yang cukup tinggi. Di area ini anda mungkin dihadapkan pada jalur yang bercabang. Berhati-hatilah dan telitilah dalam memilih jalur pendakian, amati penunjuk arah yang ada. Jalur pendakian ke gunung Butak berada pada jalur yang mengarah ke sebelah kanan. Apabila anda salah memilih jalur, anda justru akan keluar dari bukit dan semakin menjauhi trek untuk menuju puncak. Sebuah pos berupa pos ketekan akan menyambut anda dengan areanya yang cukup luas dan merupakan tempat yang ideal untuk mendirikan tenda.

Pos demi pos dengan kesulitan yang berbeda

Apabila anda melakukan pendakian gunung Butak via Panderman, setidaknya anda harus melewati 4 pos terlebih dahulu dan pos terakhir merupakan area untuk mendirikan tenda ( camping ground ). Sebelum anda sampai area camping ground dengan padang savananya yang cukup luas, dari awal pendakian sampai pos 1 anda akan melewati trek yang cukup terjal dan merupakan trek yang termudah untuk dilewati. Selanjutnya dari pos 1 ke pos 2 anda akan melewati trek yang lebih menanjak lagi dengan rimbunnya vegetasi hutan hujan tropis serta rimbunnya tanaman kopi yang bisa anda lihat di beberapa area sekitar jalur pendakian.

Dari pos 2 menuju ke pos 3, jalur yang dilalui akan semakin sulit. Tidak hanya jalur yang semakin menanjak, beberapa pohon yang tumbang seringakali akan menghalangi perjalanan anda. Di beberapa titik anda akan menemukan rimbunnya pepohonan yang memaksa anda harus membungkukkan badan untuk dapat melewatinya. Di kawasan ini seringkali terjadi kebakaran hutan yang membuat beberapa pohon masih tegak berdiri meskipun beberapa diantaranya sudah mati akibat lalapan si jago merah. Dari pos 3 ke pos 4 medan yang dihadapi adalah tanah layaknya tanah liat yang akan semakin licin terutama pada saat musim hujan dan akan rawan terjadi longsor dengan vegetasi yang semakin menipis. Oleh karenanya anda harus berhati-hati ketika melewati area ini. Jalur pendakian layaknya seperti cerukan aliran air dari bagian atas gunung yang memaksa pendaki harus pandai-pandai mencari pegangan pohon sebagai tumpuan agar tidak mudah terjatuh dan terpeleset. 

Camping Ground dengan padang savana yang indah

jalur pendakian gunung Butak via panderman
sumber : instagram aditkuru

Setelah melewati keempat pos maka sampailah anda di area camping ground. Sebuah tempat yang sangat luas dan dapat menampung banyak tenda bagi para pendaki yang ingin bermalam. Camping ground merupakan padang rumput dengan beberapa pepohonan di sekitarnya. Bila anda beruntung dan melakukan pendakian di bulan-bulan tertentu ( sekitaran bulan Agustus ) anda dapat melihat bunga edelweis bermekaran diantara rerumputan yang banyak tumbuh di area ini. Alasan tempat ini merupakan tempat yang ideal untuk mendirikan tenda selain memiliki area yang datar dan cukup luas adalah, tempat ini memiliki sumber mata air yang bisa anda manfaatkan untuk keperluan memasak. 

Puncak Gunung Butak yang unik dan mempesona

jalur pendakian gunung Butak via panderma
puncak gunung Butak

Anda perlu berjalan kurang lebih 15 menit dari camping ground untuk dapat mencapai gunung Butak. Bila gunung Andong mempunyai ciri khas puncaknya yang menyerupai punuk sapi dan gunung sindoro yang memiliki kawah dengan gas belerangnya, maka gunung Butak memiliki keistimewaan memiliki puncak berupa padang rumput yang indah. Sangat jarang gunung yang memiliki kawasan puncak dengan area yang cukup luas dan berupa padang rumput seperti yang dimiliki gunung Butak. Di kawasan ini anda dapat melihat gunung-gunung lainnya di daerah Jawa Timur yang gagah berdiri dan terlihat sangat jelas. Beberapa gunung yang bisa anda lihat di puncak gunung Butak diantaranya adalah : Gunung Semeru, gunung Panderman, gunung Arjuna, gunung Lawu dan gunung Welirang.  


Berapa lama untuk dapat mencapai puncak gunung Butak?

Rata-rata pendaki memerlukan waktu sekitar 9-10 jam untuk dapat mencapai gunung Butak, dengan catatan perjalanan lancar dan tidak ada kendala teknis yang cukup berarti. Untuk waktu turun rata-rata menghabiskan waktu 4 jam perjalanan.

Adakah mata air di sepanjang jalur pendakian ?

Terdapat beberapa mata air di sepanjang jalur pendakian. Bahkan beberapa diantaranya menyembul keluar sedangkan airnya membasahi jalanan yang kita lewati. Namun mata air yang biasa digunakan adalah mata air yang terdapat di awal jalur pendakian dan mata air di sekitar camping ground.

Tips mendaki Gunung Butak

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan pendakian. Hindari mendaki gunung saat musim hujan karena akan lebih beresiko, bahaya petir, pohon tumbang dan badai sangat dimungkinkan apabila anda mendaki di musim penghujan.
  2. Di sepanjang jalur pendakian anda akan menemukan percabangan jalan. Perhatikan papan penunjuk yang tersedia. Apabila anda salah jalur maka anda akan keluar dari bukit dan masuk ke perkebunan warga.
  3. Terdapat beberapa mata air yang bisa anda manfaatkan sebagai persediaan perbekalan. Ambilah air secara cukup dan pergunakanlah secara bijak. Jangan mengotori atau bahkan mencemari mata air tersebut.
  4. Ada baiknya anda menggunakan sepatu gunung sebagai alas kaki karena trek yang cukup rimbun dan terdapat banyak kayu sehingga akan sangat beresiko menciderai kaki anda apabila anda menggunakan sandal gunung. Baca juga : 10 tips memilih sepatu gunung 
  5. Jangan mendirikan api unggun apabila anda memang tidak membutuhkannya. Apabila anda terpaksa menyalakan api unggun pastikan bekas api unggun anda benar-benar padam api maupun baranya. Kebakaran hutan yang terjadi seringkali berasal dari sisa perapian pendaki yang tidak padam sepenuhnya.
  6. Jagalah kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan aksi vandalisme dan tidak mengganggu habitat satwa di sekitarnya.

Kesimpulannya :

Meskipun gunung Butak tidak sepopuler gunung lainnya di wilayah Jawa Timur, namun gunung Butak menawarkan keindahan yang cukup memikat serta mempesona. Mengingat lamanya perjalanan yang harus ditempuh sebaiknya anda melengkapi perbekalan anda dengan logistik yang cukup serta jangan lupa untuk membawa barang-barang yang harus dibawa saat mendaki gunung. Jadilah pendaki yang bijaksana dengan menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi etika pendakian. Semoga informasi mengenai jalur pendakian gunung Butak via panderman ini bermanfaat, salam lestari.

Review Sepatu gunung HiTec Bandera II WP, sepatu gunung terbaik untuk segala medan

Hallo sobat Ruang Pendaki dimanapun anda berada, kali ini Saya akan mereview sepatu gunung Hi-Tec Bryce II WP, semoga dengan review ini bisa bermanfaat bagi anda. Sepatu gunung memang sangat dibutuhkan bagi para pegiat alam atau yang suka mendaki gunung, selain lebih nyaman dan aman menggunakan sepatu daripada sandal gunung saat melakukan pendakian, sepatu gunung dapat meminimalisir resiko cidera serta resiko terkena tumbuhan maupun hewan yang berbahaya menggunakan sepatu saat mendaki gunung juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anda karena akan terlihat lebih keren.


Review Sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP
pemakaian untuk kegiatan outdoor


Sepatu gunung Hi-Tec, ya siapa yang tekan dengan brand yang satu ini, brand legendaris asal Inggris yang telah banyak membuat sepatu yang tekenal bagus dan awet serta nyaman dipakai. Salah satunya adalah seri Bryce II WP yang sempat saya gunakan. Banyak fitur yang disematkan ada sepatu ini, antara lain :
  • Waterproof synthetic/mesh upper
  • Waterproof bootie construction
  • Lightweight lacing system
  • Rustproof metal hardware holds up all year-round
  • MDT rugged rubber outsole is great for all terrains

Selain fitur-fitur diatas, yang paling saya sukai dari sepatu gunung ini adalah adanya teknologi Dri-Tec Teknologi Dri-Tec sendiri adalah teknologi yang dikembangkan oleh Hi-Tec, teknologi ini selain membuat sepatu anda tahan air juga kaki anda tetap dapat bernapas. Membran Dri-Tec memberikan ketahanan terhadap air yang unggul dan transmisi uap yang sangat baik untuk memaksimalkan kinerja kaki anda walaupun di lingkungan yang basah. Jutaan pori-pori mikroskopis di membran Dri-Tec memungkinkan uap air untuk keluar tanpa membiarkan tetesan air di dalam sepatu, teknologi ini juga menjaga kaki anda tetap kering dan nyaman. Beralih ke pembahasan fisik sepatu :

1. Desain

Review Sepatu gunung HiTec Bandera II WP
sumber : hitec.com

 

Sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP ini merupakan sepatu ber tipe Mid, sepatu ini memiliki ukuran tinggi diatas mata kaki. Desain ini sangat pas untuk anda yang mencari sepatu yang tidak kaku tetapi tetap tidak menimbulkan cidera seperti cidera engkel, karena biasanya sepatu ber tipe Low akan lebih mudah menimbulkan cidera engkel jika kita tidak pas dalam berpijak. Namun kalau kita memilih sepatu yang ber tipe High akan lebih terasa kaku jika digunakan untuk berjalan, apalagi medan di gunung sangat beragam, tidak selalu datar. Sentuhan Warna yang diberikan Hi-Tec sangat serasi di sepatu ini, walaupun merupakan sepatu hiking, desain trendi dan warna yang menarik membuat sepatu ini tetap stylish. Perpaduan antara warna biru tua, merah serta abu-abu membuatnya pas dan enak untuk dilihat, sepatu ini juga bisa anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya ada juga untuk warna lain, yaitu perpaduan warna hitam dan abu-abu, tetapi menurut saya warna itu kurang menarik, namun untuk masalah ini kembali ke selera anda masing-masing.

2. Bahan

Sepatu ini berbahan kulit sintetis, memang kekuatannya lebih unggul dan daya tahan terhadap air cukup baik. Saat digunakan pada kondisi hujan ringan, sepatu ini masih mampu bertahan dari air. Waterproofnya cukup baik dalam bekerja, alhasil saya pun dapat terus melangkah tanpa khawatir kaki terkena air hujan. Namun sepatu ini agak terasa panas saat digunakan, mungkin karena bahan sintetisnya, sehingga menurut saya sepatu ini kurang cocok digunakan untuk berpetualang di lingkungan yang kering.

3. Outsole

Bagian yang tak kalah penting dalam sebuah sepatu gunung adalah Outsole, karena bagian ini lah yang langsung bersentuhan dengan kulit bumi. Bahan outsole sepatu ini adalah karet karbon MDT yang kuat dan cocok untuk segala medan. Sayang sepatu ini belum menggunakan Vibram sebagi outsolenya. Hi-Tec Bryce II WP mempunyai Outsole dengan alur yang “bergerigi”. Namun terdapat satu kelemahan yang menurut saya sangat fatal, menurut pengalaman saya menjelajah Kawasan Hutan di Sapuangain (Taman Nasional Gunung Merapi) dengan medan tanah yang basah, alur sol yang banyak dan bergiri mengakibatkan tanah menempel di sela-sela solnya. Dengan banyaknya tanah basah yang menempel di sela-sela solnya, sehingga sepatu menjadi licin, alhasil saya pun sering terjatuh. Walaupun terdapat fitur Brake, namun saya rasa fitur itu kurang bisa bekerja maksimal.

4. Berat Sepatu

Sepatu gunung Hi-Tec ini memiliki berat yang lumayan ringan, dengan berat yang ringan tentu akan menghemat tenaga dalam melakukan perjalanan. Namun jika sudah terkena air dan sudah sampai masuk ke dalam sepatu, sepatu akan terasa sangat berat dan butuh waktu lama untuk sepatu ini bisa kering kembali.

Dari pengalaman saya menggunakan sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP ini dapat saya simpulkan bahwa sepatu ini baik dipakai untuk perjalanan pendek atau trekking saja, untuk perjalanan jauh atau hiking, sepatu ini kurang cocok digunakan karena sepatu ini kurang dapat meredam benturan dengan tanah, sehingga kaki mudah menjadi lelah. Kelebihan dari sepatu ini adalah dari segi waterproofnya lumayan bagus digunakan pada saat hujan ringan, melewati genangan air dan tanah yang becek, air tidak dapat masuk ke dalam sepatu kecuali dari bagian atas sepatu, saya sarankan memakai gaiter agar air serta kerikil tidak gampang masuk dari atas sepatu.

Untuk kekurangannya menurut saya dari segi sol nya. Alur sor yang “bergerigi” tadi membuat tanah yang basah menjadi mudah menempel. Ditambah sol yang tidak terlalu dalam membuat sol jika terkena tanah yang menempel menjadi licin.

Jika anda tertarik untuk meminang sepatu ini, anda dapat membelinya dengan harga Rp 840.000,00 harga di setiap daerah mungkin akan sedikit berbeda. Disini saya hanya mereview berdasarkan pengalaman pribadi saja, bukan bermaksud mempromosikan brand atau seri sepatu ini. Demikian pembahasan saya mengenai Sepatu Hi-Tec Bryce II WP, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

artikel ditulis oleh : Antonius Yoga Setiyawan ( anggota ARNAL )

jalur pendakian gunung Merapi dan Tips pendakiannya

Jalur pendakian Gunung Merapi. Gunung Merapi merupakan sebuah gunung yang kaya akan cerita, mitos maupun mistis. Gunung Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari gunung Ungaran. Gunung Merapi tercatat berlokasi di 4 Kabupaten sekaligus. Lereng disisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, lereng di sisi utara menghadap ke Kabupaten Boyolali dan lereng di sisi barat masuk dalam wilayah Kabupaten Magelang, sisanya merupakan bagian dari Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Gunung Merapi mempunyai kawasan hutan yang menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

jalur pendakian gunung Merapi
Jalur pendakian gunung Merapi
sumber ig bangkitdion

Letak Geografis

Merapi memiliki ketinggian 2.968 M diatas permukaan air laut berlokasi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung teraktif di dunia. Gunung ini cukup berbahaya karena setiap lima tahun sekali mengalami erupsi dan dikelilingi oleh pemukiman yang cukup padat. Sejak tahun 1548 gunung ini tercatat sudah meletus sebanyak 68 kali dan secara keseluruhan telah meletus sebanyak 100 x. Kota Yogyakarta merupakan kota yang paling dekat dengan gunung Merapi karena hanya berjarak sekitar 27 km dan beberapa desa yang masih dalam wilayah administratifnya ada yang dekat dengan puncak Merapi yakni pada ketinggian 1.700 MDPL atau hanya berjarak 4 km dari puncak gunung Merapi. 

Meletus 100 x

Sebagai salah satu gunung yang sering meletus sampai-sampai gunung Merapi mendapat julukan sebagai gunung paling aktif di dunia, gunung Merapi tercatat telah meletus sebanyak 83 x ( beberapa catatan menyebutkan 100x ). Gunung Merapi memiliki selang waktu erupsi antara 2-5 tahun ( siklus pendek ) dan 5-7 tahun ( siklus menengah ) selain itu Merapi tercatat memiliki siklus terpanjang yakni 30 tahun, terutama pada saat awal keberadaannya sebagai gunung api. Memasuki abad ke 16 aktifitas gunung Merapi mulai tercatat cukup baik, mengingat pada saat itu pemerintah kerajaan Belanda mulai memperhatikan aktifitas gunung ini. Pada masa itu tercatat bahwa gunung Merapi memiliki aktifitas istirahat terpanjang yakni 71 tahun. Hal tersebut terjadi pada tahun 1587-1658.

Daya explosif

Gunung Merapi memang seringkali mengalami beberapa letusan yang dirasa cukup dasyat namun ternyata letusan tersebut tergolong letusan dalam tingkatan sedang saja. Merapi belum pernah mengalami letusan yang bersifat katastrofik seperti yang dialami oleh gunung Krakatau. Letusan katastrofik sendiri berarti, letusan tersebut bisa menghancurkan dirinya sendiri. Tipe letusan yang dialami oleh gunung Merapi adalah letusan yang menghasilkan erupsi dan menyebabkan sliding atau longsoran sehingga beberapa bagian-bagian dari gunung Merapi tersebut mengalami perubahan bentuk. 

jalur pendakian gunung Merapi
Erupsi gunung Merapi disertai awan panas
sumber vsi esdm.com
Letusan Merapi terakhir sampai artikel ini ditulis adalah letusan yang terjadi pada tahun 2010 dimana hal itu terjadi pada bulan Oktober. Letusan yang terjadi selama 3 hari berturut-turut tersebut bahkan mengakibatkan hujan abu vulkanik di daerah Yogyakarta dan beberapa daerah di wilayah Propinsi Jawa Tengah. Pasca letusan tersebut terjadi perubahan kawah di puncak gunung Merapi. Kawah yang terbentuk melebar hingga 2x lebih lebar dibandingkan dengan diameter sebelumnya. 


Jalur pendakian Gunung Merapi

Gunung Merapi merupakan obyek pendakian yang populer, tidak hanya di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah saja, pendaki yang mendaki gunung Merapi juga banyak berdatangan dari daerah-daerah lai seperti dari Jawa Barat, Jawa Timur dan kota-kota besar lainnya di wilayah Pulau Jawa. Jalur pendakian yang paling umum dan paling dekat adalah jalur melalui sisi utara yakni melalui Kecamatan Selo. Berikut ini jalur pendakian gunung Merapi yang berhasil kami rangkum : 
  1. Jalur pendakian Merapi via Selo. Selo merupakan satu kecamatan di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.
  2. Jalur pendakian melalui Kaliurang. Kaliurang merupakan daerah yang terletak di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalur ini merupakan jalur lama, dan jalur yang saat ini sudah sangat jarang dilewati dikarenakan jalur ini memiliki track yang sangat terjal dan akan sangat memakan waktu untuk dapat mencapai puncaknya. Untuk mencapai puncak Merapi apabila anda melalui jalur ini maka anda akan membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 6-7 jam.
  3. Jalur pendakian Melalui Sawangan Magelang. Sama seperti jalur pendakian melalui Kaliurang Pakem, jalur pendakian via Sawangan Magelang saat ini juga tidak dianjurkan, mengingat banyaknya material berupa lahar dingin yang mengarah di sekitar jalur ini tentu akan membahayakan para pendaki yang melaluinya.
  4. Jalur pendakian via Deles Klaten. Jalur pendakian gunung Merapi melalui Klaten bisa kita tempuh melalui desa Deles Indah. Jalur ini juga sangat jarang dilalui mengingat akses menuju desa Deles yang berada di kecamatan Kemalang Klaten juga cukup sulit. Untuk dapat mencapai puncak jika anda melakukan pendakian Via Deles Klaten maka anda harus melewati gunung “Bibi” terlebih dahulu, gunung Bibi merupakan sebuah gunung ( bukit ) kecil yang berada di bagian tenggara dari puncak gunung Merapi.
Gunung Merapi merupakan gunung yang tidak pernah sepi oleh pendaki gunung. Dahulu, kita dapat melakukan pendakian ke gunung Merapi melalui beberapa jalur yang sudah saya sebutkan di atas. Namun sejak letusan besar Gunung Merapi tahun 2010 maka otomatis jalur Selo-lah yang memungkinkan dilewati oleh para pendaki. Pendakian gunung Merapi cukup terjal dan membutuhkan tenaga ekstra untuk dapat mencapai puncaknya. Ketepatan perhitungan waktu pendaki menjadi pertimbangan utama bila anda ingin menikmati keindahan Merapi. Kerena jalur Selolah jalur pendakian paling aman maka kami akan sedikit memberikan informasi mengenai pendakian gunung Merapi via Selo Boyolali.

Jalur pendakian gunung Merapi Via Selo

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwa jalur pendakian gunung Merapi via Selo adalah jalur yang sering dilalui oleh para pendaki. Setelah sebelumnya jalur pendakian gunung Merapi via Kaliurang ditutup akibat erupsi Merapi pada tahun 2010 silam maka otomatis jalur ini adalah akses termudah bagi para pendaki untuk dapat sampai ke puncak gunung Merapi.

Transportasi 

Gerbang pendakian gunung Merapi berada di desa Selo yang berada di ketinggian 1.560 MDPL. Selain menjadi pintu gerbang pendakian gunung Merapi, di desa Selo juga terdapat pintu gerbang pendakian gunung Merbabu yang letaknya tidak jauh dari kawasan New Selo. Untuk dapat mencapai desa Selo maka kita dapat menggunakan beberapa pilihan transportasi. Salah satunya adalah menggunakan kendaraan angkutan umum. 

Bila anda dari Yogyakarta atau Klaten anda bisa menggunakan bus jurusan Yogya-Solo, sampai di Kartasura pindah bus Jurusan Solo-Semarang dan turun di Terminal Boyolali. Sampai di terminal Boyolali maka kita bisa berganti transportasi menggunakan minibus yang menuju ke desa Selo dan turun di pintu Gerbang pendakian gunung Merbabu. Jika anda dari arah Semarang anda bisa menuju pasar Ampel lalu menuju Cepogo dan Selo. 
Memang jalan untuk menuju ke basecamp pendakian gunung Merapi letaknya tidak jauh dari jalan menuju ke basecamp pendakian Merbabu via Selo. Bedanya apabila kita akan mendaki gunung Merbabu kita harus berbelok ke arah kanan sedangkan bila kita ingin mendaki gunung Merapi kita harus sedikit lurus dan berbelok ke kiri. Setelah sampai di desa Selo maka kita akan dimanjakan dengan pemandangan khas pegunungan yang berselimut kabut tipis. Udara dingin menyelimuti daerah ini. Kita dapat melihat beberapa aktifitas warga sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai petani sayuran. Kawasan Selo merupakan kawasan yang cukup ramai. Beberapa fasilitas tersedia di tempat ini, mulai dari warung makan, pom bensin maupun minimarket tersedia di daerah ini.


Basecamp Barameru

jalur pendakian gunung Merapi
basecamp Barameru
sumber : ig andri.nh

Untuk menuju ke basecamp Barameru anda harus berjalan kurang lebih 20 menit dari tempat dimana anda turun dari angkutan di jalan desa Selo. Basecamp dengan halaman yang cukup luas dan mempunyai gaya bangunan baru siap menampung para pendaki yang ingin beristirahat sambil mempersiapkan fisik untuk melakukan pendakian. Basecamp ini cukup luas dan bisa menampung sekitar 30an pendaki. Adapun beberapa fasilitas di basecamp ini diantaranya : Tempat beristirahat, pusat informasi, toilet dan disekitarnya terdapat warung makan. Karena basecamp ini merupakan satu-satunya basecamp di jalur pendakian Merapi via Selo maka tidak ayal, pendaki yang beristirahat di tempat ini sangat banyak dan akan berjibun terutama di akhir pekan ataupun di hari raya. Pendaki akan jauh lebih banyak menggunakan basecamp ini terutama pada malam hari. Peraturan pendakian di tempat ini adalah :

  1. Meninggalkan kartu identitas ( KTP, SIM, KTM )
  2. Membawa perlengkapan pendakian standart
  3. Tidak membuang sampah di kawasan gunung Merapi dan di sepanjang Jalur pendakian
  4. Lapor petugas setelah selesai melakukan pendakian

Anda bisa melakukan melakukan registrasi di tempat ini sekaligus mengurus simaksi pendakian dengan membayar Rp. 10.000 ;. Setelah selesai mengurus perijinan pendakian maka anda harus berjalan menyusuri jalanan aspal yang cukup jauh untuk menuju “New Selo “ sebagai penanda anda sudah masuk kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Disinilah pendakian gunung Merapi dimulai.

New Selo – pos 1 , Pos Tugu ( 1-1,5 jam )   

Perjalanan dari New Selo sampai ke pos 1 masih cukup mudah untuk kita lalui meskipun medan yang dilalui sudah cukup menanjak. Rimbunnya pohon pinus perkusi dan pohon cemara dapat kita jumpai di sepanjang perjalanan dari New Selo sampai ke pos 1. Jalan yang harus kita lalui di track ini berupa jalanan bebatuan dengan banyaknya kerikil, jika anda berjalan menggunakan sandal gunung maka seringkali kerikil disini dapat masuk melalui sela antara kaki dan bantalan sandal anda, oleh karena menggunakan sepatu gunung akan jauh lebih baik jika melakukan pendakian ke gunung Merapi. Di jalur ini juga anda mungkin akan menemukan beberapa percabangan jalan yang pada akhirnya menuju pada satu jalur yang sama. Kurang lebih 1 jam perjalanan dengan medan yang cukup untuk menjadi pemanasan maka kita akan sampai di pos 1. Pos 1 merupakan sebuah shelter atau pos bayangan yang bisa anda gunakan sebagai tempat beristirahat sambil mengatur nafas anda. Di tempat ini terdapat sebuah tugu yang ukurannya tidak terlalu besar.

Pos 1-pos II ( 1,5 - 2 jam )

Perjalanan dari pos 1 menuju ke pos II dimulai dengan track yang menanjak, jauh lebih curam dibandingkan dari pos sebelumnya. Disini anda mulai dapat menemukan batu-batuan dengan ukuran yang sangat besar. Di sepanjang jalur pendakian anda juga dapat menemukan bebatuan yang mungkin dapat menciderai rekan di belakang anda apabila anda salah melangkah dan mengambil pijakan, oleh karenanya selalu berhati-hati dan perhatikan rekan di belakang anda bila anda melintasi track ini. Vegetasi di perjalanan dari pos I menuju pos II masih tergolong rimbun meskipun pada akhir perjalanan tepat di pos II akan semakin gersang. Pos II merupakan sebuah shelter yang dapat anda jadikan tempat istirahat. Di pos ini pula anda bisa melihat beberapa kota di lereng gunung Merapi seperti kota Klaten meskipun pemandangannya seringkali tertutup oleh rimbunnya pepohonan.


Pos II – Watu Gajah (  30 menit )

Setelah sampai di pos 2 maka kita selanjutnya kita akan menuju ke Watu Gajah. Watu Gajah sendiri merupakan area yang cukup luas bagi anda yang ingin mendirikan tenda ataupun bermalam. Untuk menuju area ini anda harus berjalan kurang lebih 30 menit melewati track yang jauh lebih curam dibandingkan dengan track di pos sebelumnya. Dinamakan Watu Gajah karena tempat ini terdapat sebuah batu yang berukuran cukup besar dan di sekitarnya ditumbuhi beberapa semak belukar. Dari Watu Gajah anda hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit berjalan untuk sampai ke pasar Bubrah.


Watu Gajah – Pasar Bubrah ( 30 menit )

Dari Watu Gajah menuju ke Pasar Bubrah maka anda hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit berjalan. Jalur yang dilewati jauh lebih landai dibandingkan dengan track sebelumnya. Di area ini pepohonan sudah jarang kita temui. Bebatuan dan pasir haluslah yang akan anda jumpai sebagai penanda bahwa sebentar lagi anda sampai di Pasar Bubrah Merapi. 

Pasar Bubrah Merapi 2.680 mdpl

Pasar Bubrah di gunung Merapi merupakan area yang sangat luas yang terdiri dari lautan pasir dan bebatuan yang memiliki ukuran yang sangat bervariasi. Dimulai dari batuan kecil sampai bebatuan yang memiliki ukuran yang cukup besar. Pasar Bubrah merupakan tempat yang ideal bagi para pendaki untuk mendirikan tenda. Di kawasan ini akan banyak anda jumpai pendaki gunung yang berasal dari berbagai daerah. Tidak hanya itu saja, sesekali anda mungkin dapat bertemu pendaki dari mancanegara yang melakukan pendakian di gunung Merapi, mengingat di kawasan ini sering dijumpai pendaki yang berasal dari mancanegara. 

pasar bubrah yang ramai akan pendaki

Kawasan Pasar Bubrah sangat gersang, hampir tidak ditemukan pepohonan ataupun semak yang tumbuh di area ini. Disini pula terdapat memoriam 3 siswa SMA yang berasal dari Yogyakarta dan meninggal saat melakukan pendakian. Ada baiknya anda berdiam diri sejenak di tempat ini untuk memperingati dan mendoakan mereka. Di tempat ini pula ada sebuah stasiun yang di dalamnya terdapat peralatan yang digunakan untuk memantau multiparameter gunung Merapi milik BPPTKG Yogyakarta.

Pemandangan yang ditawarkan di Pasar Bubrah sangat menakjubkan. Menakjubkan karena di area ini anda dapat melihat melimpahnya material vulkanik yang  dikeluarkan oleh gunung Merapi berupa bebatuan dan pasir mengalir melalui sungai-sungai yang berhulu di kawasan lereng gunung Merapi. Beberapa diantara material tersebut menuju ke kawah Kaliworo di Kabupaten Klaten, kali Krasak di Kabupaten Magelang dan kali Gendol di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Seringkali intensitas hujan yang tinggi di sekitar puncak dan lereng gunung Merapi menyebabkan material tersebut terbawa aliran air dan menyebabkan banjir lahar dingin yang seringkali dapat menyebabkan kehancuran berupa tanggul maupun jembatan di sekitar aliran lahar dingin tersebut. Di Pasar Bubrah anda juga dapat melihat kota-kota di sekitar gunung Merapi. Kota Klaten, Magelang, Sleman, Boyolali akan nampak terlihat apabila malam hari dengan pancaran sinar lampunya meskipun terlihat sangat kecil. 

Mitos di Pasar Bubrah

Pasar Bubrah bagi masyarakat di sekitar gunung Merapi merupakan daerah yang dikenal cukup angker. Tempat ini dipercaya sebagai pasar besar Keraton Merapi dan batu besar yang berserakan di sekitar pasar Bubrah dipercaya sebagai meja makan para makluk halus. Mitos yang beredar di kalangan pendaki, di tempat ini sering terdengar suara seperti suara keramaian orang layaknya orang melakukan jual beli di pasar dan sering terdengar suara alunan gamelan dan gending jawa yang sayup-sayup terdengar di antara keriuhan tersebut. Percaya ata tidak itu hanyalah mitos dan sebagai orang beriman mari kita singkapi hal tersebut dengan positif.


Puncak Merapi

Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk dapat menikmati keindahan gunung Merapi. Saat selimut kabut masih asyik sendiri dan belum tertarik untuk menyelimuti puncak gunung. Ketika sinar matahari belum terbangun, menaburkan cahaya dari ufuk timur memperjelas pemandangan di sekitar kita serta memperjelas semburan asap tipis dari dalam Kawah Merapi dari kejauhan tampak menganga.

track berupa batu dan pasir menuju puncak
Bagi para pendaki yang ingin mencapai puncak dari gunung Merapi masih memerlukan waktu mendaki sekitar 1 jam lagi dari Pasar Bubrah. Memang dari pihak pengelola menghimbau agar pendaki tidak melewati batas aman pendakian yakni di Pasar Bubrah, meskipun demikian masih ada saja pendaki yang menghiraukan larangan tersebut dengan tetap mendaki sampai ke puncak gunung Merapi. Dari Pasar Bubrah anda akan melalui track yang berpasir dilanjutkan dengan track berupa batuan kecil dengan kemiringan 45-60 derajat. Track menuju ke puncak gunung Merapi sangat menguras tenaga. Seringkali kaki kita akan merosot bahkan terperosok karena berpijak di atas medan yang berpasir. Disini perlu kehati-hatian extra dikarenakan selain medan yang sulit, angin kencang dapat pula menjadi ancaman pendaki sehingga mengganggu keseimbangan ketika berpijak. 

Sampai di puncak gunung Merapi anda akan dihadapkan pada pemandangan yang menakjubkan sekaligus mengerikan. Tampak kawah gunung Merapi dengan ukuran yang sangat besar mengeluarkan asap belerang mengepul dari dalam perut bumi. Bunyi bergerumuh seringkali terdengar di kawasan ini. Di kawasan puncak gunung Merapi anda juga dapat melihat gunung Merbabu yang tegap berdiri dengan ketinggian.  

Puncak garuda yang tinggal kenangan

puncak tusuk gigi

Di kalangan pendaki gunung di daerah sekitaran Yogyakarta dan Jawa Tengah, tentu sudah tidak asing lagi dengan puncak Garuda. Puncak Garuda merupakan tempat atau titik tertinggi di kawasan gunung Merapi yang bentuknya menyerupai kepala burung Garuda. Sejak erupsi tahun 2010 silam puncak garuda sudah lenyap menyisakan bebatuan dengan bentuk lancip menjulang diantara bebatuan lainnya, saat ini tempat ini dinamakan puncak tusuk gigi karena memiliki bentuk yang runcing dan hanya bisa digunakan untuk berdiri seorang saja. Dahulu puncak garuda merupakan tempat dimana para pendaki dapat berdiri dan menyaksikan indahnya sunrise di ufuk timur, namun karena saat ini hanya tinggal bebatuan yang sangat sulit dicapai puncaknya maka jarang pendaki yang mau mencapai tempat ini karena sangat berbahaya.

Tregedi di puncak Merapi

Beberapa tahun lalu masih terngiang dalam ingatan kita, sahabat atau rekan kita harus kehilangan nyawa ketika mendaki gunung Merapi, jatuh terpeleset masuk ke dalam kawah ketika mencoba mencapai puncak tusuk gigi. Hal tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan tetap menghiraukan aturan yang ada. Kita semua tidak menghendaki kejadian serupa menimpa pada diri kita, rekan atau sahabat kita yang lainnya, oleh karenanya perlu sikap sadar diri dan saling mengingatkan apabila ada rekan kita yang tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan untuk tidak mendaki melewati batas aman yakni di Pasar Bubrah.

Informasi lainnya 

Di kawasan gunung Merapi terdapat beberapa tempat yang dikeramatkan dan dirasa angker. Diantaranya adalah : Hutan Patuk Alap-alap, hutan ini dipercaya sebagai tempat untuk menggembalakan hewan ternak milik keraton Merapi. Tempat lainnya yang dianggap angker adalah hutan Gamelan, hutan Bingungan, hutan Pijen, hutan Blumbang, bukit Turgo, Plawangan, Telaga Putri, Goa Jepang, umbul Temanten, Ringin Putih dan Watu Gajah.

Tips mendaki gunung Merapi

Bagi anda yang ingin mendaki gunung Merapi ada beberapa tips yang perlu anda perhatikan agar pendakian anda dapat berjalan dengan lancar.
  1. Jika ingin melakukan pendakian gunung Merapi sebaiknya mencari waktu yang tepat. Waktu terbaik untuk mendaki gunung Merapi adalah di musim kemarau. Karena mendaki selain di musim kemarau ( musim penghujan ) kawasan di sekitar Pasar Bubrah sering terjadi badai sehingga akan mengganggu aktifitas pendakian. Selain itu mendaki di musim kemarau akan mendapat view sunrise terbaik karena cuaca yang cerah.
  2. Pastikan membawa alat pelindung diri terutama masker karena medan yang dihadapi adalah medan berpasir dan berdebu terutama di musim kemarau.
  3. Patuhi aturan yang ada dengan tidak melakukan pendakian sampai ke puncak gunung Merapi. Di Pasar Bubrah sudah terdapat peringatan yang melarang pendaki untuk tidak melewati batas aman yang ditetapkan.
  4. Sebaiknya mendaki menggunakan sepatu gunung. Sepatu gunung yang mempunyai grip tebal merupakan alas kaki yang ideal untuk mendaki gunung Merapi. Menggunakan sandal gunung seringkali akan menyusahkan pendakian karena kerikil seringkali masuk diantara telapak kaki dan bantalan sandal. Baca : 10 tips memilih sepatu gunung
  5. Jagalah etika, jangan bertutur kata dan berucap kata kotor selama anda melakukan pendakian.
  6. Jangan melakukan aksi vandalisme. Banyak sekali aksi vandalisme berupa coret-coretan pada batu yang dapat kita temukan di sepanjang jalur pendakian dan di Pasar Bubrah. Hal tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji dan tidak layak untuk dicontoh.
  7. Anda sebaiknya membawa persediaan air yang cukup karena di sepanjang jalur pendakian tidak terdapat mata air.

Kesimpulannya

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang berlokasi di perbatasan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang patut anda jadikan obyek pendakian. Panorama yang ditawarkan gunung ini cukup menarik dan jarang dapat kita temukan di beberapa gunung lainnya. Track yang berpasir serta area pasar Bubrah yang gersang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki untuk datang mencicipi atmosfer yang ditawarkan oleh gunung yang mempunyai berbagai cerita mistis ini. Semoga informasi mengenai jalur pendakian gunung Merapi dan tips mendaki gunung Merapi ini bermanfaat bagi anda.

8 gunung tertinggi di Eropa, mana yang paling sulit didaki?

8 gunung tertinggi di Eropa. Berbicara tentang gunung tertinggi di setiap benua memang sangat menarik untuk kita simak. Tiap gunung di berbagai benua memiliki lanscape dan ciri khas tersendiri yang membedakan antara benua satu dengan benua yang lain. Kali ini ruang pendaki akan berbagi sedikit informasi mengenai 8 gunung tertinggi di Eropa yang berhasil kami rangkum dari beberapa sumber.



Benua Eropa merupakan perpanjangan dari benua Asia dan merupakan benua terkecil kedua di dunia setelah benua Australia. Pegunungan Ural dan laut Kaspia adalah batas alam yang menjadi pemisah antara benua Asia dan Eropa. Benua yang terdiri dari 50 negara ini ( 13 diantaranya masih disengketakan ) memiliki keanekaragaman bentang alam. Salah satu bentang alam yang ada di benua ini adalah gunung atau pegunungan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa gunung Elbrus di Rusia merupakan gunung tertinggi di daratan Eropa, namun terdapat pula sumber yang menyebutkan bahwa gunung ini tidak sepenuhnya di benua Eropa melainkan berbatasan dengan benua Asia. Memang kita mengenal negara Rusia ( negara lokasi gunung Elbrus ) terletak di 2 benua, yakni benua Asia dan benua Eropa. Oleh karenanya  kami tidak memasukkan gunung Elbrus sebagai gunung tertinggi di Eropa. Berikut ini adalah 8 daftar gunung tertinggi di Eropa yang kami urutkan dari yang memiliki puncak paling tinggi.


1.Mount Blanc ( Prancis-Italy ) 4,810 MDPL

gunung tertinggi di eropa

Gunung tertinggi di benua Eropa yang pertama adalah gunung Mount Blanc. Gunung ini terletak di perbatasan 2 negara yakni negara Prancis dan Italy. Mount Blanc sering juga disebut sebagai “gunung putih” karena permukaan salju yang menutupi sebagian wilayah permukaannya. Gunung ini cukup populer bagi kalangan pecinta olahraga skiiers dan snowboarders. Selain digunakan sebagai tempat olahraga sky, gunung Mount Blanc juga sangat terkenal bagi para pendaki gunung yang ingin berpetualang mencapai puncaknya. Tercatat usaha pendakian pertama adalah di tahun 1786 sebagai pioneer kegiatan pendakian selanjutnya. Hingga sekarang tidak kurang 20.000 orang  setiap tahunnya mendaki gunung yang  sebagian wilayahnya masih menjadi sengketa diantara 2 negara ini.

2.Monte Rosa ( Swiss ) 4.634 MDPL

gunung tertinggi di eropa

Gunung tertinggi no 2 di Benua Eropa adalah gunung Monte Rosa. Gunung Monte Rosa berada di negara Swiss dan memiliki ketinggian 4.634 mdpl. Dilansir dari beberapa sumber gunung Monte Rosa memiliki setidaknya 10 puncak gunung, yakni Dunantspitze (Ostspitze), Dufourspitze, Grenzgipfel, Ludwigshohe, Nordend, Parrotspitze, Schwarzhorn, Signalkuppe, Vincent Pyramid, dan Zumsteinspitze. Pendakian pertama untuk mencapai puncak dari gunung Monte Rosa dilakukan tepatnya pada 1 Agustus 1855 oleh tim yang dipimpin oleh Charles Hudson dan telah berhasil puncak tertinggi dengan ketinggian 4.634 mdpl.


3.Zumsteinspitze ( Italy – Swiss ) 4.563 MDPL

gunung tertinggi di eropa


Gunung Zumsteinspitze menempati gunung tertinggi no 3 di daratan benua Eropa. Gunung ini masuk dalam perbatasan antara negara Itali dan negara Swiss. Gunung ini merupakan bagian dari pegunungan Monte Rosa yang telah saya sebutkan diatas dan merupakan salah satu dari 10 puncak gunung Monte Rosa. Pendakian pertama dalam usaha mencapai puncak dari gunung ini dilakukan pada bulan Agustus tahun 1820 oleh Niklaus Vincent, Joseph Zumstein, Molinatti, Castel dan beberapa kuli yang tidak diketahui namanya. Dalam ekspedisinya mereka beranggapan bahwa mereka telah mencapai puncak dari gunung Monte Rosa, sampai akhirnya mereka sadar bahwa mereka tidak berada di puncak tertinggi. 

Pendakian-pendakian setelah ekspedisi Niklaus Vincent masih tetap dilakukan dan barulah pada 30 Maret 1902, pendakian musim dingin pertama dilakukan oleh E. Allegra. Nama Zumstein diambil dari nama seorang polisi hutan dari anggota dari Royal Society yang bersal dari kota Turin Italy.

4. Signalkuppe ( Italy – Swiss ) 4,554 MDPL

gunung tertinggi di eropa


Gunung Signalkuppe atau dalam bahasa Jerman diucapkan (yall-koo-pay ) atau dalam bahasa Italy dikenal sebagai Punta Gnifetti merupakan salah satu puncak dari pegunungan Alpen yang terletak di negara Italy dan Swiss. Pendakian gunung ini pertama kalinya dilakukan oleh Giovanni Gnifetti dan pastor paroki dari daerah Alagna Valsesia. Pastor tersebut melakukan pendakian bersama-sama dengan J. Farinetti, C. Ferraris, C. Grober, J. dan G. Giordiano dan porter mereka pada 9 Agustus 1842.

Keistimewaan dari gunung Signalkuppe adalah, di puncak gunung ini terdapat sebuah pemondokan yang menjadikannya pemondokan paling tinggi di daratan Eropa. Pondokan tersebut bernama Margherita Hut. Nama dari pondokan tersebut diberikan langsung oleh Permaisuri Margherita dari Savoy. Pembuatan pondokan tersebut berlangsung selama 3 tahun, dimulai dari tahun 1890 dan selesai pengerjaannya pada taun 1893.

5. Dom ( Swiss ) 4,545 MDPL

gunung tertinggi di eropa


Gunung Dom menempati urutan kelima puncak tertinggi di benua Eropa. Dom montain terletak di negara Swiss dan memiliki ketinggian 4,545 mdpl. Puncak Dom merupakan gunung tertinggi ketiga di pegunungan Alpen dan gunung tertinggi kedua di negara Swiss setelah Monte Rosa. Gunung Dom memiliki keistimewaan yang berada pada beberapa track pendakiannya. Para pendaki harus menempuh perjalan kurang lebih 3.100 meter secara vertikal dari tempat parkir ke puncak, hal ini menjadikan Dom sebagai gunung dengan kenaikan atau jalur vertikal tertinggi di pegunungan Alpen.  
Usaha pendakian pertama dilakukan oleh seorang pendeta yang bernama John Llewelyn-Davies dengan bantuan dari Johann Zumtaugwald, Johann Kronig dan Hieronymous Brantschen. Hal itu dilakukan pada tanggal 11 September 1858. 


6. Limskamm (Swiss-Italy ) 4.538 MDPL

gunung tertinggi di eropa


Gunung tertinggi di Eropa keenam adalah gunung Limskamm. Gunung Limskamm terletak di perbatasan Swiss dan negara Italy. Gunung Limskamm terkenal dengan tracknya yang panjang dan curam. Track yang mirip dengan sebuah jalan setapak diatas bukit dengan panjang kurang lebih 5 km harus kamu lalui sebelum mencapai puncaknya. Hampir setiap harinya ada pendaki yang terjatuh ketika melintasi track dengan ketinggian 3.000 meter di atas permukaan air laut ini. Bahkan tidak jarang kecelakaan yang terjadi berujung pada kematian. Para pendaki biasanya terjatuh dan terperosok jauh di medan bersalju di sepanjang punggung bukit. Kecelakaan paling banyak terjadi pada pertengahan abad ke 19. Kurangnya pengetahuan oleh para pendaki dan ketidakmampuan menguasai medan pendakian menjadikan pendakian gunung Limskamm menelan banyak korban. Oleh karena sering terjadi kecelakaan di tempat ini, penduduk sekitar menyebut jalur ini sebagai "Man-eater".  Jadi pikir-pikir dulu ya kalo mau mendaki gunung ini.

7. Weisshorn  ( Swiss ) 4,506 MDPL

gunung tertinggi di eropa

Gunung tertinggi di Eropa ketujuh dan terpopuler adalah gunung Matterhorn. Gunung ini memiliki tinggi 4.506 mdpl dan berlokasi sama dengan gunung-gunung sebelumnya yakni di negara Swiss. Pendakian pertama untuk mencapai puncak gunung ini tercatat pada bulan Agustus tahun 1861 oleh John Tyndall, Johann Joseph Benet dan Ulrich Wenger melalui jalur di sisi sebelah timur. Sekarang jalur ini merupakan jalur yang sering dilalui oleh para pendaki yang ingin ke puncak gunung Weisshorn. Di jalur pendakian ini terdapat sebuah pondokan atau basecamp yang mempunyai nama yang sama dengan puncaknya yakni pondokan “Weisshorn. Pondokan ini telah berusia lebih dari 111 tahun. 

8. Taschhorn ( Swiss-Italy ) 4491 MDPL

gunung tertinggi di eropa


Sama halnya seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gunung Taschhorn terletak di perbatasan dua negara, yakni negara Italy dan negara Swiss. Gunung ini masih dalam rangkaian pegunungan Alpen tepatnya berada di sisi sebelah selatan Dom masuk dalam daerah Mischabel. Pendakian pertama dilakukan pada 30 Juli 1862, dilakukan oleh Rev. John Llewelyn-Davies dan Pendeta J. W. Hayward dengan panduan Stefan dan Johann Zumtaugwald serta Peter-Josef Summermatter. 

Itulah tadi 8 gunung tertinggi di Eropa. Bila kita cermati kebanyakan gunung tersebut berada di negara Swiss. Hal ini dimungkinkan negara Swiss dahulu mempunyai aktifitas pergerakan lempeng tektonik yang hampir sama dengan pulau Jawa dimana di pulau ini banyak sekali kita jumpai gunung baik yang masih aktif maupun sudah mati. Sekian informasi yang bisa ksmi sampaikan, semoga bisa menambah wawasan pembaca. Tetap jaga kelestarian alam kita untuk generasi mendatang yang jauh lebih baik. Salam. 

jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong, jalur resmi yang direkomendasikan

Jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong. Gunung Butak merupakan salah satu gunung yang masih dalam gugusan Pegunungan Putri Tidur. Gunung ini masuk dalam 15 Gunung di Jawa Timur untuk referensi pendakian. Secara adminidtratif gunung Butak berlokasi di wilayah Kabupaten Blitar, dan terletak di perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. Aktifitas pendakian ke gunung Butak memang tidak seramai dan sepopuler dengan kegiatan terhadap gunung lainnya terutama di wilayah Jawa Timur. Namun meskipun tidak setenar gunung-gunung lainnya yang memiliki ketinggian yang lebih dari gunung Butak, bukan berarti gunung Butak tidak layak kamu kunjungi atau kamu daki. Gunung Butak yang memiliki ketinggian 2.868 MDPL ini menyuguhkan panorama yang tidak kalah indah dan masih sangat alami. 

jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong

Jalur pendakian gunung Butak

Untuk dapat mencapai puncak dari gunung Butak maka para pendaki dapat memilih jalur pendakian yang ada. Terdapat setidaknya 4 jalur pendakian yang tersebar dalam beberapa wilayah yang berbeda. Adapun jalur pendakian gunung Butak yang berhasil kami rangkum diantaranya :
  1. Jalur pendakian gunung Butak via Panderman
  2. Jalur pendakian gunung Butak via Gadingkulon
  3. Jalur pendakian gunung Butak via Wonosari  
  4. Jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong
Dari keempat jalur pendakian yang ada salah satu jalur pendakian yang kami rekomendasikan untuk dilalui pendaki adalah Jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong merupakan jalur pendakian yang resmi dan sudah mendapat ijin dari PTPN serta mendapat persetujuan dari kepolisian setempat. Selain merupakan jalur yang resmi, dengan melakukan pendakian melalui Sirah Kencong anda disuguhkan panorama yang sangat indah berupa hamparan teh yang siap memanjakan mata anda. Sirah Kencong sendiri merupakaan area perkebunan teh yang berlokasi di desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. 



Jalur menuju Sirah Kencong


Bila anda berasal dari luar daerah, rute yang dapat ditempuh untuk sampai ke Sirah Kencong, anda harus menuju ke kota Blitar terlebih dahulu. Dari kota Blitar anda bisa langsung menuju Pasar-Kawedanan Wlingi. Namun apabila anda turn di kota Malang, anda bisa menuju wilayah Kesamben-Wlingi langsung ke arah Kawedanan Wlingi City Hall.

Basecamp dan perizinan

Sebelum melakukan pendakian maka anda harus mengurus perizinan terlebih dahulu. Perizinan untuk bisa mendaki gunung Butak bisa anda proses di polsek Wlingi dilanjutkan mengurus perizinan di pos pendakian. Adapun beberapa syarat harus anda penuhi untuk bisa melakukan pendakian di gunung Butak diantaranya adalah : 
  1. Membayar biaya masuk ( harga bisa berubah sewaktu-waktu )
  2. Meninggalkan fotocopy KTP 
  3. Melakukan pendaftaran atau registrasi
  4. Meninggakan nomor telepon yang bisa dihubungi   
Setelah menyelesaikan perijinan untuk melakukan pendakian anda dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Bagi yang ingin beristirahat disediakan tempat bagi para pendaki guna mempersiapkan fisik sebelum melakukan pendakian.

Basecamp-Wukir Negara ( 1,5 jam )


jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong
indahnya kebun teh bisa menjadi sesaat lupa tujuan awal
via @ di.lestari


Di awal pendakian anda akan melewati perkebunan teh milik Perkebunan Bantaran PTPN XII yang membentang sangat luas. Hamparan warna hijau muda sangat menyejukkan mata ditambah lagi dengan udara yang tidak terlalu dingin menambah kita untuk bisa berlama-lama di tempat itu. Pemandangan di tempat ini hampir mirip dengan kebun teh Kemuning yang berlokasi di Karanganyar Jawa Tengah. Dari tempat ini pula anda bisa melihat puncak dari gunung Butak yang gagah berdiri. Selain itu anda juga bisa melihat gunung Kelud yang menyapa dari kejauhan. Terkadang para pendaki berlama-lama untuk mengambil gambar di tempat ini. Anda harus ingat tujuan awal, untuk mencapai puncak gunung Butak, perjalanan masih jauh dan anda harus bergegas melanjutkan perjalanan. Jalan dari basecamp menuju ke pos 1 cukup landai dengan beberapa belokan. 

Wukirnegara-Pos 1 ( 2-2,5 jam )
Setelah berjalan kurang lebih 1 jam dari pos perizinan sampailah anda di area yang bernama Wukirnegara. Wukirnegara sendiri merupakan area perbatasan antara kebun teh dengan kawasan hutan yang masih dalam area Gunung Butak. Disini pulalah anda akan menemukan track yang sebenarnya untuk dapat mencapai puncak gunung Butak. Track yang cukup curam akan banyak menguras tenaga. Di jalur ini anda mulai dapat menemukan pepohonan yang tinggi menjulang khas pepohonan hutan hujan tropis. Anda harus berjalan kurang lebih 2 jam barulah anda mencapai pos 1. Pos 1 sendiri merupakan area yang cukup lapang tanpa shelter yang bisa anda manfaatkan untuk beristirahat bahkan bisa untuk mendirikan tenda. Di tempat ini bisa untuk menampung 2-3 tenda. 

Pos 1 - Pos 2 ( 2 jam )


jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong
track dengan semak belukar di sekitarnya harus kamu lalui
via @ tingki_wingki_


Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke pos 2. Di awal perjalanan anda akan dihadapkan pada jalur yang semakin menanjak, lebih menanjak dibandingkan dari Wukirnegara ke pos 1. Rimbunnya semak yang tumbuh di sepanjang jalur pendakian mungkin dapat menyulitkan langkah kaki anda. Apabila anda membawa trekking pole akan sangat membantu anda, setidaknya bisa untuk menyingkirkan ranting-ranting pohon yang menghalangi di sepanjang jalur pendakian.

Baca juga : 6 tips memilih trekking pole untuk mendaki gunung

Sebelum anda mencapai pos 2 anda akan melewati sebuah tanah yang cukup lapang yakni di pos bayangan. Dari pos bayangan untuk dapat sampai di pos 2 anda hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit. Pos 2 merupakan area yang cukup lapang bagi para pendaki yang ingin mendirikan tenda. Disini pula terdapat 2 pohon yang berukuran sangat besar lebih besar dibandingkan dengan pohon-pohon lain disekitarnya.

Pos 2-Pos 3 ( 2 jam )

Medan yang dihadapi untuk mencapai pos 3 masih menanjak ( lebih menanjak dibandingkan dengan pos 2 ). Di jalur ini vegetasi mulai sedikit berkurang meskipun masih bisa menemukan pohon-pohon dengan ukuran yang cukup besar namun tidak serimbun di pos-pos sebelumnya.  Jalur yang licin serta curam membutuhkan kehati-hatian pendaki untuk melaluinya. Tanjakan demi  tanjakan harus anda lalui untuk bisa mencapai di pos 3. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 2 jam maka anda akan dihadapkan pada area terbuka yang cukup luas menandakan anda telah sampai di pos 3 pendakian gunung Butak via Sirah Kencong.

Pos 3-pos 4 ( 45 menit )
Dari pos 3 menuju ke pos 4 didominasi dengan pohon cemara yang tumbuh menjulang. Di jalur ini pula anda akan menemukan banyak pepohonan dalam kondisi kering meskipun masih berdiri. Beberapa diantaranya roboh dan menghalangi perjalanan karena melintang di antara jalur pendakian. Tanah keras namun licin menjadi track yang harus dilalui para pendaki untuk sampai di pos 4.

Pos 4 – 5 ( 1,5 jam )
Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke pos 5. Perjalanan ke pos 5 dari pos 4 adalah perjalanan yang peling menguras tenaga. Sebaiknya anda pandai-pandai mengatur nafas di jalur pendakian ini, karena yang dihadapi adalah tanjakan demi tanjakan tanpa ampun. Di tempat ini apabila musim hujan akan sangat licin karena tekstur tanahnya mirip seperti tanah liat yang akan tambah licin apabila terkena air. 
jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong
pemandangan yang seperti ini yang menjadi alasan kita untuk nanjak
via @aditkuru

Setelah bersusah payah berjalan dengan menempuh tanjakan yang sangat melelahkan anda akan sampai di pos 5. Di perjalanan menuju ke pos 5 anda masih bisa menemukan beberapa pohon dengan ukuran yang cukup besar meskipun di akhir perjalanan hanya akan didapati tumbuhan berupa rumput ilalang dengan sedikit pohon yang tumbuh.

Pos 5-Puncak ( 40 menit )


jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong
sumber indonesia.mountain
repost from dery_bimantara 


Pos 5 merupakan area yang cukup luas dan bisa digunakan sebagai tempat untuk mendirikan tenda. Dari area ini puncak gunung Butak dapat terlihat dengan jelas. Dari sini anda harus berjalan kurang lebih 30-40 menit untuk dapat menggapai puncak tertinggi dari gunung Butak yang berada di ketinggian 2868 MDPL.

Puncak gunung Butak
Tidak seperti puncak-puncak gunung yang lainnya, puncak dari gunung Butak menawarkan pemandangan yang berbeda. Umumnya puncak sebuah gunung berupa area yang tandus atau area yang terdapat kawah di sekitarnya, namun puncak gunung Butak merupakan area padang savana yang sangat luas dengan sedikit pepohonan. Di tempat ini terdapat sebuah plang bertuliskan “puncak 2.868 MDPL” sebagai tanda bahwa anda telah sampai di puncak gunung Butak.  

jalur pendakian gunung butak via Sirah Kencong
sumber : pejalan.kaki_


Pemandangan di puncak gunung Butak sangat indah, terutama bila pagi hari, dimana sang surya mulai muncul menampakkan dirinya di sisi sebelah timur. Disini pula anda dapat melihat gunung-gunung lainnya di propinsi Jawa Timur. Beberapa gunung yang dapat anda lihat di puncak gunung Butak seperti gunung Semeru, gunung Lawu, gunung Arjuna dan gunung Welirang.  

Di puncak anda juga bisa mendirikan tenda, namun jika mendirikan tenda di tempat ini akan berhadapan dengan angin yang cukup kencang. Kawasan dengan padang rumput akan sangat beresiko terbakar terlebih bila musim kemarau tiba, dimana rumput-rumput di sekitar tempat ini akan mengering. Para pendaki sebaiknya tidak mendirikan api unggun untuk mengantisipasi terbakarnya lahan, dan apabila memang terpaksa harus mendirikan api unggun sebaiknya anda memastikan meninggalkannya dalam kondisi benar-benar mati.

Tips mendaki gunung Butak
  1. Jika anda ingin mendaki gunung Butak, sebaiknya anda memilih hari yang tepat. Mendaki di musim hujan sebaiknya dihindari karena jalur pendakian akan semakin licin. Selain itu bahaya seperti badai ataupun petir bisa saja menjadi ancaman.
  2. Jalur pendakian gunung Butak cenderung lembab dengan vegetasi khas kawasan hutan hujan tropis. Di kawasan ini terdapat banyak binatang pacet, jadi berhati-hatilah dan gunakan perlengkapan pendakian yang safety. Menggunakan sepatu gunung akan jauh lebih baik dibandingkan dengan menggunakan sandal gunung. Baca juga : 10 Tips dalam memilih sepatu gunung 
  3. Perlu kita ketahui bersama bahwa  jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong ini tidak terdapat mata air, sehingga anda harus membawa persediaan air dalam jumlah yang cukup.
  4. Jadilah pendaki yang bijaksana dengan tidak melakukan aksi vandalisme di kawasan gunung Butak.
  5. Ikuti peraturan yang berlaku salah satunya dengan mengurus perizinan pendakian di pos pendakian. 
  6. Bawalah peralatan untuk melindungi diri berupa masker, topi atau slayer. Puncak gunung Butak merupakan padang rumput dengan ditumbuhi ilalang dan sangat panas terutama di siang hari.
  7. Di jalur pendakian terdapat beberapa percabangan jalan, namun pada akhirnya akan bertemu pada jalur yang sama. 
  8. Jagalah kekompakan tim pendakian anda, janganlah terlalu terobsesi sampai ke puncak dengan mengesampingkan keselamatan tim. Bagaimanapun keselamatan anggota tim merupakan hal yang utama. 
  9. Pakailah baju lengan panjang dan celana panjang ketika melakukan pendakian karena hal itu bisa meminimalisir terkena gigitan pacet.
  10. Sebaiknya anda membawa tembakau untuk mengantisipasi bahaya dari gigitan pacet.

Kesimpulannya    
Pendakian gunung Butak via Sirah kencong merupakan pendakian yang cukup menguras tenaga. Hal ini dikarenakan tracknya yang panjang serta memerlukan waktu tempuh yang cukup lama ( kurang lebih 10 jam ). Sebaiknya anda mempersiapkan segala sesuatu dengan baik sebelum mendaki gunung Butak via Sirah kencong. Persiapan fisik, logistik serta manajemen waktu yang baik sangat diperlukan untuk menggapai puncak gunung Butak. Perjalanan yang lama serta tenaga yang banyak dikeluarkan akan terbayar lunas setelah anda mencapai puncak gunung Butak di ketinggian  2.868 MDPL.

Referensi : infopendaki[dot]com

gunung bongkok rute pendakian ketinggian dan lokasi

Rute pendakian gunung Bongkok. Gunung yang memiliki ketinggian 975 mdpl ini cukup dikenal oleh penggiat kegiatan pendakian terutama di Propinsi Jawa Barat. Gunung Bongkok terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis namun secara administratif gunung ini masuk di Kabupaten Purwakarta. Di kabupaten Purwakarta setidaknya terdapat 2 gunung lainnya yang dapat kita daki yakni gunung Lembu dan Gunung Parang. Dengan ketinggian 975 mdpl dan dengan medan yang cukup mudah maka gunung Bongkok sangat direkomendasikan bagi pendaki pemula khususnya di Propinsi Jawa Barat.

gunung bongkok
sumber gambar : ig kiekifullmix

Gunung Bongkok memiliki 2 puncak, puncak pertama adalah puncak dengan kondisi yang cukup datar, puncak ini terdiri dan bebatuan tebing dan lebih rendah dibandingkan dengan puncak yang kedua. Puncak kedua adalah puncak tertinggi dan memiliki keistimewaan dengan adanya bebatuan dengan ukuran yang cukup besar dan saling bertumpukan. Jika anda pernah melakukan pendakian gunung api purba yang berada di Yogyakarta, dilihat dari kejauhan, gunung Bongkok akan memiliki beberapa persamaan dengan gunung Api Purba. Gunung Bengkok terlihat seperti batuan raksasa yang menjulang tinggi diantara pemukiman penduduk. Dengan lokasinya yang cukup strategis membuat gunung Bongkok menjadi tujuan para pendaki yang ingin menikmati keindahan alam, melihat kota Purwakarta dai ketinggian dan melihat waduk Jatiluhur serta kedua gunung lainnya yakni gunung Parang dan gunung Lembu yang tegak berdiri, menyapa dari kejauhan.

Rute menuju gunung Bongkok

Rute atau akses menuju gunung Bongkok cukup mudah. Apabila anda berasal dari luar kota, anda bisa naik kereta api dan turun di stasiun Purwakarta. Sampai di stasiun Purwakarta kita bisa menggunakan alat transportasi angkutan kota menuju ke arah kota terlebih dahulu, hal ini dikarena belum ada angkutan dari stasiun menuju ke desa Cikandang. Dari stasiun menuju ke pertigaan kota dilanjutkan berganti transportasi dari arah kota menuju daerah Plered. Sampai di daerah Plered kita harus berganti transportasi lagi menggunakan angkutan menuju ke arah desa Cikandang. Lama perjalanan dari stasiun Purwakarta menuju ke desa Cikandang berkisar antara 1-2 jam perjalanan, tergantung lama tidaknya anda mendapat angkutan serta laju angkutan yang anda tumpangi. 

Jalur pendakian gunung Bongkok

Untuk dapat mencapai puncak gunung Bongkok maka anda harus melewati setidaknya 2 pos pendakian. Dari pos pendakian pertama menuju pos pendakian kedua tidak memerlukan waktu yang lama. Sekitar 10-15 menit berjalan maka anda akan sampai di pos pendakian kedua. Bagi yang ingin mendirikan tenda maka sebaiknya mendirikan tenda di pos 1 atau 2 karena selain mempunyai area yang cukup luas, ada peraturan dari pihak pengelola yang melarang para pendaki mendirikan tenda di daerah dekat puncak gunung. Hal ini disebabkan apabila para pendaki mendirikan tenda daerah puncak akan sangat beresiko terjadinya kebakaran lahan yang disebabkan karena aktivitas para pendaki seperti membuat api unggun ataupun memasak yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Jalur pendakian gunung Bongkok cukup terjal. Di sepanjang jalur pendakian kita akan sering menjumpai bebatuan dengan ukuran yang cukup besar. Kita harus melewati tanjakan demi tanjakan yang terdapat di area tersebut dengan penuh hati-hati. Jalur pendakian akan semakin sulit untuk kita lewati terutama ketika hujan sehingga membuat daerah sekitarnya menjadi licin. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti pendaki yang terpeleset maka pihak pengelola memfasilitasi penggunaan tali webing yang diletakkan pada titik-titik tertentu. Dengan adanya tali webing maka setidaknya membantu kita untuk berpegangan agar tidak mudah jatuh ataupun terpeleset ketika melintasi treck yang sulit.

Diawal pendakian jalur yang dilewati masih cukup landai dengan banyaknya pepohonan. Pohon bambu adalah pohon yang mendominasi dan dapat dengan mudah kita temukan. Semakin jauh melangkah maka kita akan mulai masuk ke dalam hutan dan menjumpai treck yang cukup curam. Perlu kehati-hatian dalam melangkah karena selain memiliki track yang curam disepanjang jalur pendakian kita akan dapat menemukan bebatuan yang bisa saja terlepas dan melukai rekan kita di bagian belakang. Perjalanan yang sulit akan terbayar lunas apabila kita sudah sampai puncak dan bisa melihat pemandangan yang ditawarkan dari atas puncak gunung Bongkok.


Puncak gunung Bongkok

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa gunung Bongkok memiliki 2 puncak dengan karakteristik yang berbeda. Puncak  pertama merupakan puncak datar. Puncak datar merupakan area yang cukup luas dan tempat terbaik untuk melihat sunrise. Bagi kalian yang suka akan fotografi dan ingin mengabadikan sunrise terbaik di gunung Bongkok maka tempat inilah yang paling ideal. Namun di puncak datar cukup berbahaya dibandingkan dengan puncak yang satunya dikarenakan mempunyai sisi yang berhadapan langsung dengan jurang sehingga anda harus berhati-hati ketika berada disisi ini yang berhadapan langsung dengan jurang.

sumber gambar : ig khaerul_bagus

Puncak kedua adalah puncak watu tumpang yang merupakan puncak tertinggi di gunung Bongkok. Hal yang menarik di puncak ini adalah, banyak kita jumpai bebatuan dengan ukuran yang cukup besar dan menjulang. Memang di area ini cukup luas namun kita tidak bisa mendirikan tenda di tempat ini karena permukaannya yang berbatu ditambah lagi dengan kencangnya angin yang menerpa sehingga akan sangat berbahaya bagi para pendaki. 

Pemandangan di puncak batu tumpang sangat indah. Meskipun hanya memiliki ketinggian 975 mdpl pemandangan yang ditawarkan gunung ini tidak kalah menarik bandingkan dengan pemandangan gunung-gunung lainnya di Propinsi Jawa Barat. Dari puncak ini kita dapat melihat pemandangan waduk Jatiluhur dari kejauhan, pemandangan kota Purwakarta, pemandangan gunung Lembu dan gunung Parang, bendungan Cirata, Sungai Citarum dan beberapa desa lainnya di sekitar gunung Bongkok.


Berapa lama pendakian gunung Bongkok?

Untuk dapat mencapai kedua puncak dari gunung Bongkok ( puncak datar & puncak watu tumpuk ) maka kita memerlukan waktu perjalanan kurang lebih 1,5-2 jam perjalanan. Untuk dapat menuju puncak satu ke puncak dua maka kita akan menempuh waktu sekitar 5-10 menit.

Tips mendaki gunung Bongkok yang aman bagi pemula

  • Bila anda menginginkan kondisi yang tenang dan sepi maka hindari mendaki di akhir pekan, hari Minggu serta hari-hari libur nasonal, karena dipastikan jalur pendakian akan sangat ramai dan banyak yang mendirikan tenda baik itu di pos 1 dan pos 2.
  • Terdapat beberapa tanjakan yang cukup menguras tenaga diantaranya berada di tanjakan 700 mdpl, 800 mdpl dan juga 950 mdpl. Tanjakan disini akan bertambah licin terutama di musim hujan, oleh karenanya berhati-hatilah dan gunakanlah alas kaki yang mempunyai grip yang tebal.
  • Terdapat beberapa saung yang bisa anda jadikan sebagai tempat untuk beristirahat. Gunakan fasilitas yang ada secara bijak, jangan berlebihan dan jangan melakukan aksi vandalisme.
  • Berhati-hatilah jika mengambil foto ketika di puncak, terlebih jika menaiki batu, karena area puncak yang terdiri dari bebatuan dan sangat licin serta bagian tepi terdapat jurang maka sebaiknya anda selalu berpegangan dan tidak berebut dalam mengambil foto. Perhatikalah pula area di belakang anda.
  • Bagi yang ngin mendirikan tenda, anda dapat mendirikannya di pos 1 atau pos 2. Sangat tidak dianjurkan untuk mendirikan tenda di puncak, selain karena ada larangan dari pihak pengelola untuk tidak mendirikan tenda di puncak, kondisi puncak dengan bebatuan angin yang besar menjadi ancaman yang dapat membahayakan para pendaki.
  • Bagi yang ingin mendirikan tenda dan "ngecam" namun tidak memiliki atau tidak membawa tenda terdapat penyewaan tenda yang bisa anda manfaatkan.
  • Jangan melakukan aksi vandalisme baik itu di puncak maupun di sepanjang jalur pendakian gunung Bongkok. Banyaknya coretan yang terdapat di puncak merupakan tindakan yang tidak sepantasnya kita lakukan.
  • Bagi anda yang tidak ingin mendirikan tenda dan bermalam d gunung Bongkok, anda bisa membawa daypack dengan tetap melegkapi perbekalan baik itu logistik maupun peralatan mendaki lainnya.
  • Dan yang terakhir, jagalah kelestarian alam dengan tidak meninggalkan apapun kecuali jejak, tidak mengambil apapun kecuali foto, dan tidak membunuh apapun kecuali waktu.
Itulah sedikit informasi mengenai jalur pendakian gunung Bongkok, lokasi gunung Bongkok serta beberapa tips mendaki gunung Bongkok yang bisa anda lakukan. Persiapkan fisik anda dan lengkapi perbekalan anda sebelum mendaki gunung. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. salam.

10 tips memilih hammock untuk mendaki gunung dan camping

Tips dalam memilih hammock. Bagi kamu yang suka akan kegiatan alam baik itu mendaki gunung maupun kegiatan camping serta liburan, tentu kamu tidak asing lagi dengan namanya hammock. Kini penggunaan hammock semakin  meningkat dan semakin populer di kalangan penggiat kegiatan alam. Hal tersebut sebanding dengan peningkatan animo masyarakat terutama kaum muda terhadap kegiatan mendaki gunung maupun camping. Bagi yang belum mengetahui hammock, saya akan sedikit memberikan gambaran mengenai apa itu hammock. Hammock adalah sebuah alat berupa ayunan yang terbuat dari kain ataupun bahan sintetis lainnya. Hammock berfungsi sebagai tempat untuk berlindung maupun tempat untuk beristirahat serta penggunannya dikaitkan pada tiang atau pohon, sehingga seseorang dapat tidur di dalamnya dengan kondisi menggantung diatas permukaan tanah.

10 tips memilih hammock
sumber : pixabay.com

Hammock merupakan alat perlindungan dan tempat untuk beristirahat yang cukup nyaman ketika kita mendaki gunung maupun camping. Penggunaan hammock sebagai tempat berlindung dari serangan binatang pertama kali dilakukan oleh suku Maya yang berasal dari benua Amerika. Setelah penjelajah dari Eropa datang dan memperkenalkan hammock sebagai tempat tidur, maka penggunaan hammock semakin populer terutama di dunia barat. Pada saat itu hammock digunakan sebagai tempat tidur bagi pelaut di dalam kapal karena memiliki beberapa kelebihan. Salah satu kelebihannya adalah para pelaut tidak mudah jatuh ketika tidur meskipun kapal diterba ombak yang cukup besar. Berbeda dengan tidur tanpa menggunakan hammock dimana kapal yang ditumpanginya seringkali diterpa gelombang ombak yang cukup tinggi dan menyebabkan beberapa diantara pelaut terjatuh dari tempat tidurnya. Kini penggunaan hammock tidak sebatas untuk keperluan tidur para awak kapal saja, "ber-hammocking" kini menjadi sebuah gaya hidup terutama ketika camping, berlibur ataupun pada saat mendaki gunung. Adapun keuntungan apabila kita menggunakan hammock diantaranya :

Manfaat menggunakan hammock ketika mendaki gunung dan camping


1. Memberikan kenyamanan yang lebih

Penggunaan hammock sebagai tempat untuk beristirahat tentu saja akan memberikan kenyamanan yang lebih dibandingkan jika dibandingkan dengan tidur diatas tanah. Meskipun sudah dilapisi dengan matras dan menggunakan slepping bag, tidur diatas tanah membuat punggung kita akan terasa sakit terutama pada permukaan tanah yang tidak rata. Sebaliknya menggunakan hammock dengan bahan yang halus akan mengurangi nyeri pada bagian punggung kita karena punggung kita tidak bersentuhan langsung pada bagian permukaan tanah yang keras.

2. Dapat terhindar dari gigitan binatang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tidur dengan menggunakan hammock dapat menghindarkan diri kita terhadap serangan binatang baik itu serangga maupun binatang melata. Untuk melindungi diri kita terhadap gigitan binatang khususnya serangga sebaiknya  kita menggunakan hammock yang dilengkapi kelambu di bagian atasnya.

3. Dapat digunakan pada medan dan cuaca yang extreme

Jika anda melakukan petualangan di tempat-tempat yang cenderung lembab dan basah sebaiknya membawa dan menggunakan hammock sebagi tempat untuk beristirahat. Tidur di tempat yang basah akan berakibat buruk terhadap paru-paru kita dan dapat mengakibatkan tubuh kita mengalami hipotermia.

4. Dapat meminimalkan terjadinya kerusakan alam

Ketika "Leave No Trace” diperkenalkan sebagai etika dalam berkegiatan outdoor maka penggunaan hammock semakin meningkat. Hal itu berkat adanya kesadaran para penggiat alam untuk tidak meninggalkan sampah serta tidak merusak alam dengan meninggalkan jejak mereka pada tempat yang mereka singgahi. 


5. Praktis dan mudah dalam penggunaannya

Penggunaan hammock sangat praktis karena hanya memerlukan 2 pohon sebagai tiang pancangnya. Selain pohon sebenarnya masih ada beberapa alternatif lainnya yang dapat kita gunakan untuk mengaitkan ujung hammock, salah satunya adalah mengaitkannya pada tebing. Mengaitkan ujung-ujung hammock pada tebing dirasa cukup kuat untuk dapat menahan beban orang yang menggunakannya, tentunya kita juga harus memilih tebing yang kuat serta berukuran yang cukup besar.

Setelah kita membahas beberapa manfaat menggunakan hammock dalam kegiatan mendaki gunung kita akan membahas tips memilih hammock yang baik sesuai dengan kebutuhan kita. Selain perlu memperhatikan ukuran serta panjang hammock, sebenarnya masih ada hal-hal lain yang perlu anda perhatikan dalam memilih hammock. Berikut tips memilih hammock yang berhasil ruang pendaki rangkum :

Tips memilih hammock untuk mendaki gunung dan camping


  1. Pilihlah model yang tepat sesuai kebutuhan anda
Tips memilih hammock pertama sebagai bahan pertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah hamcock adalah, sesuaikan dengan lokasi tempat anda menggunakan hammock tersebut. Sebagai contoh model hammock yang besar dan memiliki fitur yang lengkap cocok anda gunakan untuk mendaki gunung dan berkemah. Fitur yang lengkap seperti adanya kelambu pada bagian atas berfungsi melindungi diri anda terhadap gigitan binatang. Sebaliknya jika anda ingin menggunakan hammock sekedar untuk duduk-duduk membaca buku dan untuk keperluan berlibur di pantai pilihlah hammock dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan memiliki ukuran jaring-jaring yang lebih lebar karena hammock yang tidak terlalu besar akan memudahkan kita dalam proses packing. Selain itu hammock yang memiliki ukuran jaring-jaring yang cukup lebar memiliki keuntungan lain yakni tidak terlalu panas ketikakita guanakan. Hal itu dikarenakan hammock tersebut memiliki cukup ventilasi sehingga udara bisa masuk ke dalamnya.

Secara umum model hammock dapat kita kategorikan menjadi 4 yakni :

Model single nylonModel hammock single nylon sangat mudah digunakan dan cocok digunakan untuk camping secara perseorangan. Model ini memiliki peregangan yang cukup dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Kekurangannya model ini hanya cukup untuk menampung satu orang sehingga tidak disarankan digunakan lebih dari 1 orang meskipun hanya digunakan untuk duduk.
Hammock dengan nylon gandaModel ini memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih luas dari model single nylon. Selain itu hammock dengan nylon ganda dapat digunakan untuk duduk bersantai dua orang karena cukup kuat, namun apabila digunakan untuk tidur hammock ini hanya bisa memuat 1 orang saja meskipun tergolong hammock yang lebar. Hammock ini juga cocok digunakan bagi orang-orang yang menginginkan ruang yang lebih banyak dan lebih nyaman digunakan.

Model ultralight. Model ini terbuat dari bahan yang ringan dan memiliki bentuk dengan menekankan pada desain yang kompak. Dengan segala kelebihannya  membuat hammock ultralight menjadi pilihan bagi seseorang yang menginginkan kepraktisan dan kemudahan dalam kegiatan ber-hammocking.

Hammock dengan model ekspedisi / model backcountryModel ini memiliki fitur-fitur yang sangat lengkap dan cocok digunakan pada kegiatan ekspedisi di pedalaman dengan medan yang sulit. Beberapa fitur yang ada di hammock jenis ini diantaranya terpal yang dapat melindungi pengguna dari hujan maupun dari suhu yang ekstreme.    

  
2. Sesuaikan lebar hammock  dengan kebutuhan
Dalam memilih hammock selain mempertimbangkan model maka kita harus mempertimbangkan lebar hammock sesuai dengan ukuran kita. Jangan sampai hammock yang kita beli terlalu kecil ataupun terlalu besar sehingga banyak space kosong yang justru membuat kita tidak nyaman ketika menggunakanya. Lantas berapa ukuran hammock yang ideal yang dapat kita gunakan?
Lebar suatu hammock bervariasi dan beberapa produsen pembuat hammock akan menawarkan beberapa macam ukuran, namun secara garis besar beberapa produsen hammock menawarkan hammock dengan ukuran lebar sekitar 48 inchi, 72-84 inchi atau 102 inchi. Anda bisa menyesuaikan lebar dengan ukuran badan anda dan mencobanya sebelum membawa pulang. 

3. Sesuaikan panjang hammock
Panjang sebuah hammock sangat bervariasi, tidak ada ketentuan khusus dalam memilih panjang suatu hammock, namun bagi orang yang memliki tubuh jangkung sangat disarankan agar memilih ukuran panjang lebih dari 8 kaki (96 inchi). 

4. Pilihlah hammock yang terbuat dari nylon
Kekuatan nylon sudah tidak diragukan lagi. Serat sintetis ini lebih kuat dibandingkan dengan bahan lainnya dan memiliki berat yang jauh lebih ringan. Nylon juga merupakan serat yang tahan akan air sehingga tidak mudah putus ketika digunakan di tempat yang lembab serta kondisi hujan.  

5. Perhatikan suspensi
Suspensi pada sebuah hamcock adalah tali yang menghubungkan antara body hammock dengan tree hurgger. Suspensi terdiri dari tali dan carabiner. Beberapa produsen menjual hammock lengkap dengan suspensi untuk menghubungkannya, tetapi beberapa lagi menjualnya secara terpisah. Sebelum anda membawa pulang hammock yang anda beli perhatikan apakah hammock tersebut sudah dilengkapi suspensi atau harus membelinya secara terpisah.   

6. Perhatikan bagian-bagian dari hammock 
Body hammock itu sendiri terdiri dari beberapa bagian, masing-masing bagian memiliki fungsi tersendiri. Body hammock yang baik memiliki beberapa bagian, diantaranya adalah :

Underquilt: Lapisan dibawah body, terbuat dari kain, dacron atau down, untuk mengurangi suhu dingin yang berasal dari bawah badan hammock.
Ridgeline: Ridgeline merupakan sebuah tali yang dipakai untuk membantu body agar tidak melorot dan memiliki fungsi meluruskan body hammock yang kita pakai.
7. Carabiner
Dalam memilih hammock hal yang perlu anda pertimbangkan adalah memilih carabiner yang kuat dan model yang tepat. Carabiner dengan gerbang pengait menggunakan kawat adalah tipe yang dianjurkan. Model fiksasi menggunakan kawat memiliki banyak kelebihan jika dibandingan dengan jenis carabiner dengan model fiksasi memutar. Salah satunya kelebihan carabiner dengan fiksasi gerbang kawat adalah mudah digunakan serta jarang sekali terjadi macet seperti yang banyak terjadi pada carabiner dengan kunci memutar. 

8. Warna
Pilihlah hammock sesuai dengan warna kesukaan anda, atau pilihlah hammock dengan warna yang cerah. Dengan memilih hammock yang mempunyai warna cerah maka dapat meminimalkan kalor atau panas yang terserap, sehingga diharapkan hammock tetap nyaman anda gunakan meskipun dalam kondisi yang panas.

9. Sesuaikan dengan budget, jangan terpaku pada merk

Tips dalam memilih hammock selanjutnya adalah jangan terpaku pada merk namun perhatikanlah fungsi serta keuangan anda. Saat ini banyak sekali produsen-produsen hammock lokal seperti hammock eiger maupun hammock consina yang telah menghasilkan hammock berkualitas dan tidak kalah dengan beberapa produsen hammock impor yang memiliki harga yang jauh lebih mahal. Bijaklah dalam memilih suatu barang belilah sesuai dengan kebutuhan bukan membeli sesuai keinginan.

10. Perhatikan fitur tambahan 
  • Terpal
Cuaca yang tidak terduga seperti hujan terkadang akan sedikit mengacaukan rencana dalam berpetualang. Dalam kondisi seperti itu maka sebaiknya anda memilih hammock yang mempunyai fasilitas tambahan seperti tambahan sebuah terpal. Saat ini banyak produsen pembuat hammock menawarkan terpal tahan cuaca yang dirancang khusus untuk melindungi seseorang tidur menggantung meskipun dalam kondisi hujan sekalipun.
  • Fasilitas penyimpanan ( bug )
Pilihlah hammock yang dilengkapi dengan tas penyimpanan. Dengan adanya tas penyimpanan maka anda tidak akan perlu repot-repot menyiapkan tas khusus yang akan anda bawa untuk menimpan hammock anda dalam kegiatan mendaki gunung ataupun kegiatan outdoor lainnya.

Itulah tadi 10 tips dalam memilih hammock untuk mendaki gunung dan kegiatan camping. Pilihlah hammock sesuai dengan kebutuhan anda, dan banggalah dengan produk-produk dalam negeri. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.