mengenal tujuh gunung tertinggi di dunia ( seven summit )



Seven summit atau tujuh puncak gunung tertinggi di dunia merupakan titik tertinggi pada masing-masing benua di dunia. Titik-titik tertinggi tersebut tentunya menjadi tujuan bagi para penggiat alam khususnya pendaki gunung di seluruh dunia. Pada tahun 2012 setidaknya ada 325 orang yang tercatat telah mencapai seven summit di dunia ini. Namun terlepas dari semua itu, masih ada kontroversi mengenai penetapan seven summit. Dari sudut pandang  geologi hanya ada 6 benua di dunia ini, yakni : Eurasia, Afrika, Australia, Antartika, Amerika selatan dan Amerika Utara. Eropa tidak disebutkan sebagai benua karena Eropa merupakan perpanjangan dari semenanjung benua Eurasia. Namun dari perspektif politik, Eropa dimasukkan ke dalam benua tersendiri, sehingga gunung Elbrus (5642 mdpl ) yang terletak di perbatasan Asia di Rusia Selatan masuk ke dalam benua Eropa sebagai gunung tertinggi, bukanlah gunung Month Blanc ( 4807 mdpl ) yang terletak di pegunungan Alpen, perbatasan antara Negara Italia dan Negara Perancis.

Pencetus ide awal seven summit adalah Dick bass yang telah mendaki gunung Aconcagua pada tahun 1983 dan diakhiri gunung Everest pada tahun 1985. Seven summit menurut Dick Bass adalah : Everest, Denali di Alaska, Aconcagua di Argentina, Elbrus di Rusia, Kilimanjaro di Tanzania, gunung Vinson di Antartika dan gunung Kosciuszko di Australia. Versi seven summit lainnya adalah pendapat dari pendaki Reinhold Messner. Perbedaan dari konsep seven summit yang diutarakan oleh Dick Bass, Reinhold memasukkan puncak Carstenz untuk mengganti Gunung Kosciuszko. Pada umumnya konsep seven summit yang diutarakan Reinhold jauh lebih banyak diterima oleh kalangan pendaki. Hal itu karena medan untuk menuju puncak Cartenzs lebih berat dibandingkan dengan medan Aconcagua. Berikut seven summit menurut Reinhold :


Puncak Carstenz di Pegunungan Jaya Wijaya Indonesia (4.884 mdpl)


cartenzs

Puncak Cartenzs menempati urutan ketujuh dari seven summit. Puncak Cartenzs terkenal dengan salju abadinya yang belakangan ini menjadi sorotan karena area yang tertutup salju tersebut mulai berkurang akibat dari terjadinya pemanasan global (global warming). Puncak cartenzs disebut-sebut menjadi salah satu pendakian termahal di dunia. Sebuah sumber menyebutkan bahwa paket pendakian ke puncak Cartenzs menelan biaya kurang lebih Rp.383 juta rupiah. Hal itu dikarenakan masih sedikitnya homestay yang dapat menampung pendaki serta sulitnya transportasi . 


Gunung Vinson di Antartika (4.897 mdpl)


 Gunung Vinson di Antartika

Gunung Vinson terletak kurang lebih 600 mil dari kutub selatan. Pendaki yang telah mancapai puncak dari gunung ini adalah kelompok pendaki yang dipimpin oleh Nicholas Clinch dari Amerika. Untuk mencapai puncak ini selain harus memiliki fisik yang kuat karena suhu disana berada pada suhu minus derajat celcius juga diperlukan keterampilan yang extra. Cuaca buruk dan medan bersalju menjadi tantangan tersendiri bagi pendaki yang ingin menaklukkan puncak tertinggi di benua Antartika ini.


Gunung Elbrus di Rusia (5.642 mdpl)


Gunung Elbrus di Rusia

Gunung Elbrus merupakan gunung tertinggi di dataran Eropa dan terletak di perbatasan antara Rusia dan Georgia. Gunung yang menjadi salah satu tujuan menarik bagi pendaki ini memiliki puncak kembar. Puncak disisi sebelah barat yang lebih tinggi dibandingkan puncak di sisi sebelah selatan. Kita patut berbangga diri, karena tim Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition. Universitas Katolik Parahyangan telah berhasil mencapai puncak Elbrus pada bulan Mei tahun 2015 lalu.  

Gunung Kilimanjaro di Tanzania (5.895 mdpl)



Gunung Kilimanjaro adalah gunung tertinggi di Afrika yang berbentuk gunung strato api raksasa yang kini sudah tidak aktif lagi. Titik tertinggi adalah Puncak Uhuru yang tingginya 5.895 meter. Sangat disayangkan, puncak di gunung ini bernasib sama dengan kebanyakan puncak-puncak gunung lainnya yang tertutup oleh salju abadi. Pemanasan global berdampak pada berkurangnya gletser yang menyelimuti puncak. Menurut penelitian yang dilakukan oleh seorang paleoklimatologis dari Ohio State University, volume es dari gunung Klimanjaro berkurang hingga 80% dibandingkan dengan volume es di abad yang sebelumnya.


Gunung Denali di Alaska (6.194 mdpl)


Gunung Denali di Alaska

Puncak denali merupakan puncak gunung yang terletak di jantung Pegunungan Alaska di Glacier Kahiltna. Sebuah daerah yang berada di Kutub Utara di mana suhu terdingin berasal. Mendaki Denali sering dianggap sebagai sebuah pendakian klasik di pegunungan kawasan Amerika. Dengan mendaki Denali, kita harus siap untuk menghadapi tingkat elevasi setinggi 3.969 meter vertikal dari bawah ke atas. Tidak akan dapat ditemui di gunung manapun di dunia ini dan tidak ada satu gunung pun di dunia yang menawarkan pemandangan menakjubkan yang berbeda tiap harinya kecuali Denali. Dengan segala keunikan yang dimiliki oleh Denali menjadikannya gunung tertinggi nomor 3 dalam tujuh gunung tertinggi di dunia ( seven summit )


Gunung Aconcagua di Argentina (6.962 mdpl)



Gunung tertinggi nomor dua berasal dari benua Amerika, tepatnya dari negara Argentina. Perlu kita ketahui bersama, sang Saka merah putih pernah berkibar di puncak ini oleh karena jasa dari puteri terbaik Indonesia yakni Tim The Women Indonesia’s Seven Summits Expedition yang beranggotakan tiga orang mahasiswi aktif Unpar yaitu Fransiska Dimitri Inkiriwang (22), Mathilda Dwi Lestari (22), dan Dian Indah Carolina (20). Para pendaki Indonesia ini mencapai puncak Gunung Aconcagua, Argentina, Amerika Selatan, berketinggian 6.962 (mdpl) pada Sabtu, 30 Januari 2016 pukul 17.45 waktu setempat atau Minggu, 31 Januari 2016, waktu Indonesia.

Gunung Everest di perbatasan Nepal dan Tibet (8.848 mdpl)


Gunung Everest di perbatasan Nepal dan Tibet

Gunung everest menempati posisi puncak dari daftar gunung tertinggi di dunia. Gunung yang terletak di Tibet ini sering juga disebut sebagai atap dunia. Pendakian pertama yang sukses mencapai puncak ini adalah pendakian yang dilakukan oleh pendaki asal Selandia Baru bernama Edmund Hillary bersama seorang Sherpa bernama Tenzing Norgay pada tahun 1953. Orang Indonesia pertama yang tercatat sampai di puncak everest adalah Asmujiono seorang dari anggota Kopasus yang melakukan pendakian pada tanggal 27 April 1997 dan sekaligus sebagai orang pertama pula se - Asia Tenggara.


Bagaimana ? mau menjadi orang Indonesia yang masuk ke daftar pendaki Indonesia yang berhasil mencapai seven summit ? semoga artikel ini bermanfaat.

salam.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "mengenal tujuh gunung tertinggi di dunia ( seven summit )"

Post a Comment