30 merk peralatan outdoor paling terkenal di Indonesia

Saat ini banyak kita jumpai merk peralatan outdoor baik itu buatan dalam negeri maupun buatan dari luar negeri yang dapat dengan mudah kita temui pada toko-toko perlengkapan outdoor ataupun toko sejenisnya. Hal ini berbeda dengan beberapa dekade lalu, dimana peralatan outdoor yang ada, masih banyak didominasi merk peralatan outdoor yang berasal dari luar negeri.

30 merk peralatan outdoor paling terkenal di Indonesia

Kini produk dari dalam negeri sudah mulai banyak diproduksi dan digunakan. Selain mempunyai harga yang cukup terjangkau, kualitas produk dari dalam negeri sudah dapat diperhitungkan dan bisa disejajarkan dengan merk-merk peralatan outdoor dari luar negeri. Berbicara tentang perlengkapan outdoor, kita tentu mengenal beberapa merk yang sudah tidak asing lagi bagi kita, bahkan diantaranya adalah gear yang menjadi koleksi kita dan perlengkapan yang sering kita gunakan untuk berpetualang. Berikut ini merk peralatan outdoor yang terkenal dan terpopuler yang berhasil dirangkum oleh ruang pendaki :

1. Jack Wolf Skin

Jack Wolf Skin

Siapa yang tidak kenal dengan merk peralatan outdoor yang satu ini. Dengan logonya yang iconic tentu orang akan dengan mudah mengenali merk peralatan outdoor pabrikan Jerman ini. Perusahaan asal Jerman ini mengklaim sebagai pemasok terbesar produk-produk outdoor dengan system waralaba yang paling sukses di pasar perdagangan Jerman. Beberapa produk dari Jack Wolf Skin diantaranya : Sleeping bag, ransel, tenda atau dome dan masih ada beberapa peralatan outdoor lainnya. Selain memproduksi peralatan outdoor perusahaan ini juaga memproduksi barang-barang yang kita kenakan sehari-hari misalkan jacket, kaos dan beberapa aksesoris lainnya yang disesuaikan dengan gaya dan trend yang saat ini sedang berkembang. 

2. The north face

The north face

The north face adalah pabrikan peralatan outdoor yang berasal dari negara Amerika dan mengkhususkan diri  dalam memproduksi pakaian luar seperti mantel, kemeja, sepatu, dan peralatan outdoor lainnya seperti ransel, tenda dan kantong tidur. Tidak hanya untuk kalangan pendaki gunung atau traveler saja, pabrikan ini juga memproduksi pakaian dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh mahasiswa, pejalan kaki, pemain sky. Perusahaan ini berdiri di San Fransisco pada tahun 1966 oleh pasangan suami isteri yang bernama Douglas Tompkins dan istrinya saat itu , Susie Tompkins. Pada awalnya mereka hanya membuat peralatan yang digunakan untuk keperluan backpacker saja. Semakin lama perusahaan ini semakin berkembang dan tidak hanya menjual peralatan untuk backpacker saja melainkan peralatan-peralatan lain seperti perlengkapan untuk olahraga dan lain sebagainya. Selain menjual melalui department store, The North Face memiliki 55 ritel dan 20 gerai yang beroperasi di Amerika serikat, 4 retail dan 2 gerai di negara bagian Kanada serta 19 lokasi di Inggris dan di seluruh dunia.

3. Deuter  

logo perlengkapan deuter

Merk peralatan outdoor yang satu ini terkenal dengan produk tasnya yang berkualitas dan nyaman untuk dipakai serta awet ketika digunakan. Siapa yang menyangka bahwa Deuter sport pabrikan yang memproduksi produk deuter pada awalnya adalah sebuah pabrik yang memproduksi kain tenun serta kain karung untuk keperluan membawa surat. Deuter sport didirikan pada tahun 1898 oleh Hans deuter. Pada tahun 1910 karena permintaan yang tinggi oleh pihak militer maka mulai diproduksilah produk-produk seperti tas, ransel, sabuk, tenda dan perlengkapan outdoor lainnya. Bahkan pada tahun 1919 deuter sempat memproduksi kanopi sebuah truk. Seiring perkembangannya pabrikan ini secara konsisten memproduksi tas dengan kualitas terbaik dan mengikuti perkembangan mode yang ada. Deuter sport berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan The Deuter drecksack adalah tas yang digunakan untuk membawa sampah. Tas ini sangat ringan dan sangat mudah untuk dibawa dan terbuat dari bahan daur ulang. Untuk setiap penjualan drecksack, deuter memberikan 1 Euro ke Bergwaldoffensive, sebuah asosiasi untuk perlindungan hutan di pegunungan Alpen Bavaria.

4. Mammut

logo mammut

Pabrikan asal Negara Swiss ini memiliki catatan perjalanan yang panjang dalam memproduksi peralatan outdoor yang berkualitas. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1852 oleh kaspar Tanner di Dintikon. Dilansir dari situs resminya www.mammut.ch Pendapatan dari Mammut 70 % berasal dari penjualan luar negeri, 50 % dari pendapatannya adalah berasal dari produk pakaian. Selain itu mammut juga merupakan pemasok utama dalam produk tali untuk keperluan panjat tebing. Perusahaan ini memiliki pengalaman yang cukup lama dalam pembuatan tali, produksi pakaian, kantong tidur, sepatu dan beberapa aksesoris lainnya. Kunci untuk mendapatkan sebuah produk yang berkualitas adalah, perusahaan ini terbuka dan sangat memperhatikan umpan balik dari beberapa olahragawan yang secara teratur menggunakan produk mammut. Perusahaan ini semakin berkembang dan telah membuka cabang di beberapa negara seperti : Jerman, Norwegia, Jepang,Korea,Cina dan Amerika Serikat.

5. Karrimor

logo Karrimor

Bila kita memperhatikan logo dari produk karimor tentu kita akan diingatkan pada salah satu bendera dari salah satu negara yang berada di kawasan Eropa. Karimor adalah salah satu merk peralatan outdoor yang terkenal yang berasal dari Negara Inggris. Perusahaan ini memproduksi peralatan berupa ransel, peralatan olahraga, peralatan outdoor dan pakaian. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1946 dan bermodalkan kain dengan jahitan tangan. Dalam perjalanannya perusahaan ini imengalami pasang surut terutama karena masalah keuangan. Karena kesulitan dalam hal financial maka pada bulan maret tahun 2004 merk dagang dari perusahaan ini  diakusisi oleh perusahaan sport direct dan sampai sekarang masih digunakan untuk menjalankan dan memproduksi produk dengan merk yang sama.


6. Columbia

logo Columbia

Columbia adalah salah satu dari beberapa merk perlengkapan outdoor terkenal yang beredar di Indonesia. Columbia Sportswear Company adalah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan mendistribusikan pakaian luar dan pakaian olahraga. Perusahaan ini didirikan pada 1938 oleh Paul Lamfrom. Beberapa produk dari Columbia diantaranya : Alas kaki, tutup kepala, peralatan berkemah dan beberapa aksesoris lainnya. Dalam perkembangannya perusahaan ini memproduksi dan mendistribusikan produknya di lebih dari 72 negara dan lebih dari 13.000 agen. Columbia juga mengoperasikan jaringan sendiri toko ritel , termasuk toko andalannya yang berlokasi di pusat kota Portland, Oregon.

7. Lafuma    

logo  Lafuma

Lafuma adalah perusahaan yang berasal dari Negara Prancis yang mengkhususkan memproduksi berbagai perlengkapan outdoor. Beberapa produknya yang masuk dalam pasar Indonesia diantaranya : ransel, kantong tidur dan alas kaki. Perusahaan ini awalnya didirikan pada tahun 1930 oleh 3 orang bersaudara yakni : Victor, Alfred dan Gabriel dan hanya memproduksi ransel saja. Karena permintaan pasar perusahaan ini mulai memproduksi perlengkapan lainnya yang sebagian digunakan untuk keperluan perang angkatan darat Negara Perancis. Pada tahun 1984 karena masalah financial perusahaan ini mengalami kebangkrutan dan dalam perjalanannya diambil alih oleh cucu dari pendiri Philippe Joffard. Pada tahun 1991, perusahaan ini meluncurkan merek pakaian baru, dan pada tahun 1992 membuka fasilitas produksi baru di Hungaria. Beberapa perusahaan yang tergabung dalam Lafuma group diantaranya  Eider, Le Chameau, Millet dan Oxbow.

8. Salomon


Masih dari negara Prancis, salomon atau salomon group adalah perusahaan manufaktur peralatan olahraga yang berasal dari kota Annecy, Prancis. Perusahaan ini memulai produksinya pada tahun 1947 dan pada awal berdirinya diprakarsai oleh Franchois Salomon. Dalam perjalanannya pperusahaan ini diakusisi oleh Adidas dengan kesepalatan 1 milyar dola. Hal itu terjadi pada tahun 1997. Salomon selain memproduksi perlengkapan untuk hiking juga memproduksi perlengkapan olahraga lainnya. Perlengkapan untuk climbing, racing adventure, ski, dan snowboarding telah diproduksi dan telah dipasarkan lebih dari 40 negara di lima benua.

9. Patagonia

Patagonia adalah perusahaan yang mengkhususkan diri memproduksi pakaian outdoor. Salah satu produk yang terkenal adalah capelin atau pakaian lapisan paling dasar. Perusahaan ini didirikan oleh Yvon Chouinard pada tahun 1973  dan berbasis di California. Perusahaan yang memiliki logo skyline dari Cerro Fitz Roy ini memiliki peran aktif dan komitmen untuk memerangi masalah publik ( dalam hal lingkungan hidup ) selain mengambil keuntungan dari hasil penjualan setiap produknya. Perusahaan ini menerima dua penghargaan dari National Geographic Adventure Blog " Aksesoris of the Year "di tahun 2010.

10. Black Diamond


Bagi kamu yang suka hunting-hunting berbagai perlengkapan outdoor di toko kamu tentu tidak asing lagi dengan merk yang satu ini. Black Diamond adalah salah satu produsen peralatan hiking, peralatan ski, dan peralatan olahraga lainnya yang berbasis di Utah, Amerika serikat. Perusahaan ini pernah mengalami kebangkrutan. Black diamond didirikan lagi pada tahun 1989, ketika aset Chouinard Peralatan Ltd dibeli oleh sekelompok mantan karyawan perusahaan yang dipimpin oleh Peter Metcalf, dan beberapa investor luar. Saat ini Black diamond equipment telah berdiri di beberapa Negara, seperti di negara Swiss yang memasok kebutuhan di pasar Eropa dan Black Diamond di China yang memasok kebutuhan di kawasan Asia. Pada bulan Mei 2010, Black Diamond Equipment diakuisisi dengan harga $ 90 juta oleh Clarus Corporation yang memiliki Armor Holdings, Inc. 

11. Bergaus

Bergaus didirikan oleh pendaki gunung yang bernama Peter Lockey dan Gordon Davison pada tahun 1966. Berghaus Limited berkantor pusat di Sunderland Negara Inggris. Bergaus sendiri memiliki arti “rumah gunung” kata yang diambil dari bahasa Jerman. Pada tahun 1972 bergaus yang sebelumnya hanya sebagai importir peralatan outdoor akhirnya membuat sendiri produknya. Bergaus menawarkan berbagai macam produk baik itu untuk laki-laki, perempuan bahkan produk untuk pakaian anak-anak juga diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Berbagai peralatan dan pakaian tahan air seperti jaket, baju hangat , baselayers dan legwear menjadi produk andalannya. Saat ini produk-produk bergaus sudah didistribusikan ke seluruh dunia dan membuat nama bergaus masuk dalam salah satu merk peralatan outdoor terkenal.

12. Osprey


Osprey didirikan oleh Mike Pfotenhauer dan Diane Wren. Dengan belajar secara otodidak termasuk dalam hal menjahit mereka menciptakan ransel pertamanya pada usia 16 tahun. Pada awalnya usaha ini berkembang dari mulut ke mulut. Mike membuka toko ritel didepan kontrakannya sehingga para wisatawan dan pengguna tas atau ransel datang langsung ke tempatnya untuk diukur agar mendapatkan custom yang pas dengan bentuk tubuh mereka. Pada tahun 1987, Osprey mulai menjual grosir dan Mike mempekerjakan lebih banyak penjahit untuk memproduksi ransel sementara dia berfokus pada desain. Karena permintaan yang semakin meningkat Osprey mulai bekerja sama dengan produsen Korea yang memiliki dan mengelola fasilitas di Vietnam. 

13. Arcteryc


Merupakan perusahaan yang memproduksi pakaian dan perlengkapan outdoor yang berasal dari Negara Canada. Produk dari arcteryc mempunyai logo yang unik dimana logo itu mengacu pada " Berlin specimen” kerangka dari burung paling lengkap ditemukan hingga saat ini. Pada tahun 1999 karena membutuhkan ruang untuk keperluan manufactur yang lebih besar, perusahaan ini memindahkan kantor pusatnya ke Burnaby Columbia. Pada tahun 2005, kantor pusat Arc'teryx pindah lagi melintasi Burrard Inlet ke Vancouver Utara. Perusahaan ini berfokus memproduksi peralatan untuk pendakian, ski, snowboarding, backpacking, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan hiking.

14. Merrel


Merrel merupakan salah satu perusahaan alas kaki terkenal yang berasal dari Negara Amerika dan didirikan oleh Clark Matis , Randy Merrell , dan John Schweizer pada tahun 1981. Perusahaan ini mengeluarkan produk sepatu hiking berkualitas tinggi. Sejak tahun 1997 perusahaan telah menjadi anak perusahaan dari raksasa industri sepatu Wolverine World Wide.  Pada tahun 2007 perusahaan ini memulai memproduksi pakaian dan aksesoris lainnya untuk kegiatan outdoor. 

15. Low alpine

Salah satu merk peralatan outdoor yang diciptakan oleh pendaki gunung adalah low alpine. Merk ini diciptakan pada tahun 1967 oleh salah seorang pendaki bernama Greg Low. Dia menciptakan inovasi ransel dengan bingkai di bagian internal. Perusahaan yang berpusat  di Colorado ini sekarang menjadi perusahaan internasional, dan produknya banyak didistribusikan ke berbagai negara di dunia. 

16. Hi-tec


Dari beberapa sepatu untuk hiking, sepatu dengan merk hi-tec mungkin tidak asing lagi bagi kita. Sepatu dengan merk hi-tec menjadi pilihan beberapa pendaki karena kualitasnya yang sudah terbukti. Hi-tec sport didirikan pada tahun 1974 di Shoeburyness, Essex, Inggris oleh Frank Van Wezel. Dalam sejarahnya, perusahaan ini beberapa kali memindahkan kantor pusatnya. Diantaranya ke Southend sebelum akhirnya pindah ke Amsterdam. Berkat  konsistensinya menjaga kualitas, perusahaan ini dianugerahi beberapa penghargaan, salah satunya adalah penghargaan The Great Outdoors Awards pada tahun 2013.

17. Gregory


Pada tahun 1977 Wayne mendirikan Gregory di San Diego, California.sebelumnya pada tahun 1973 Wayne  bekerja sebagai desainer freelance ( kantong tidur , tenda , dan pakaian teknis ) untuk sejumlah perusahaan di industri perlengkapan outdoor. wayne memutuskan untuk membuat produknya sendiri dan sampai dengan saat ini kita mengenal gregory sebagai salah satu merk peralatan outdoor berkualitas. Bahkan untuk dapat meningkatkan penjualan dan memudahkan pemasaran kini gregory mempunyai anak cabang penjualan dan pemasaran di Asia berada di Jepang. Untuk pusat penjualan dan pemasaran di benua Eropa dipusatkan di kantor Black Diamond Basel,Swiss.


18. Vaude

logo vadue

Vaude adalah produsen peralatan outdoor yang berasal dari Negara Jerman. Perusahaan ini memiliki kantor pusat di kota Tettnang dan didirikan pada tahun 1974 oleh Albrecht von Dewitz. Nama perusahaan berasal dari inisial pendirinya. Perusahaan yang berbasis keluarga ini memiliki tidak kurang  486 karyawan yang bekerja di kantor pusatnya.  Berbagai macam produk peralatan outdoor diproduksi, adapun produk dari Vaude diantaranya : Ransel, kompor, peralatan memasak,wadah makanan, dan botol yang berasal dari aluminium. Pada tahun 2015 vadue berhasil masuk dalam nominasi dalam Financial Times' Boldness dalam kategori tanggung jawabnya terhadap kelestarian lingkungan. Dan pada tahun yang sama vadue memenangkan juara pertama kategori merk paling berkelanjutan dalam German Sustainability Award.

19. Rei


REI adalah perusahaan swasta yang berkantor pusat di Kent, Washington, Amerika Serikat. Rei merupakan salah satu ritel dari negara Amerika yang menjual berbagai macam peralatan olahraga, perlengkapan berkemah dan peralatan wisata. REI beroperasi 143 toko ritel di 36 negara. REI mempekerjakan lebih dari 11.000 orang karyawan dan sebagian besar dari mereka di toko. Perusahaan ini juga aktif dalam kegiatan kelestarian lingkungan dengan menyumbangkan setiap tahun dana untuk kepentingan konservasi. Perusahaan ini juga mengirimkan relawan untuk membantu kelompok-kelompok dengan kegiatan membersihkan lingkungan, membangun jalan baru dan mengajar anak-anak serta mengajarkan pentingnya merawat lingkungan. REI adalah sponsor utama dari Dana Access, sebuah organisasi non-profit yang berkomitmen untuk menjaga daerah tebing Amerika melalui pendidikan, perlindungan lingkungan dan advokasi .       

20. Haglofs 


Haglofs didirikan pada tahun 1914 di Swedia oleh Wiktor Haglöf dan saat ini salah satu pemasok terbesar di dunia equipment. Haglofs outdoor saat ini sudah memasarkan lebih dari 500 produk dalam tiga bidang produk : Hardware, pakaian dan sepatu . Haglofs memiliki lebih dari 200 karyawan dan aktif melalui jaringan perusahaan dan distributor sendiri. Penjualan untuk tahun 2015 sebesar 776 juta. Haglofs dimiliki oleh ASICS sejak 2010.

21. Fjallraven


Merupakan perusahaan yang berasal dari negara Swedia. Fjallraven didirikan pada tahun 1960 oleh Ake Nordin. Produk asli dari Fjallraven adalah bingkai ransel eksternal. Produk dari Fjallraven terbukti nyaman dan tahan lama. Pengalaman yang lebih dari 50 tahun membuat produsen ini banyak mengeluarkan produk ransel yang multifungsi. Pada tahun 1970 banyak terjadi laporan terhadap anak-anak yang mengalami nyeri pada punggung akibat penggunaan model ransel yang kurang begitu memperhatikan sisi aergonomis bentuk tubuh. Oleh karenanya dalam rangka untuk membantu mencegah masalah punggung, Fjallraven ini menciptaka ransel yang ringan,  tahan lama dengan banyak ruang untuk kepentingan baik itu di sekolah maupun untuk kepentingan kegiatan outdoor. Selain itu pada tahun 1978 kanken diluncurkan  bekerja sama dengan Scout Association Swedia dan berhasil menciptakan produk yang paling populer dari Fjallraven.

22. Petzl 


Petzl adalah produsen peralatan mendaki, caving dan peralatan kerja yang berbasis di Crolles. Perusahaan ini diciptakan oleh seorang penjelajah gua yang bernama Fernand Petzl di pertengahan 1970-an. Pada tahun 2001, Petzl memiliki sekitar 600 produk, berbagai macam produk telah diproduksi perusahaan ini, diantaranya carabiner, berbagai macam lampu untuk keperluan penjelajahan, produk tali nylon dan berbagai macam produk lainnya yang telah didistribusikan ke berbagai negara di dunia.

23. Marmot


Marmot adalah sebuah perusahaan pakaian dan perlengkapan olahraga serta perlengkapan outdoor lainnya yang didirikan pada tahun 1974. Perusahaan ini didirikan di Grand Junction, Colorado oleh warga yang bernama Tom Boyce dan dua mahasiswa dari Universitas California David Huntley dan Eric Reynolds. Tujuan awal mereka membuat peralatan mountaineering sendiri. Pada tahun 1976 pertemuan Eric dengan Joe Tanner dari W.L. Gore & Associates merubah masa depan marmot. Eric adalah salah satu yang pertama di AS untuk melihat konsep baru dalam fabrikasi kinerja laminasi yang disebut Gore - Tex. Dia tertarik, dan dalam beberapa minggu membuat prototipe kantong tidur dengan menggunakan kain Gore - Tex baru untuk pengujian lapangan. Meskipun perkembangan marmot tidak signifikan, perusahaan ini  berkomitmen untuk merancang produk dengan kualitas kinerja tertinggi.

24. La sportiva

La Sportiva didirikan pada tahun 1928 oleh Narciso Delladio di Italia. Dia memulai usahanya dengan memproduksi sepatu dan sandal bakiak bagi petani dan penebang pohon. Dalam Perang Dunia II, ia membantu untuk menyediakan sepatu bagi tentara Italia. Pada tahun 1950, ia mulai membuat sepatu ski dan pertama kali memperkenalkan nama merek La Sportiva. sekarang La Sportiva merupakan merek sepatu yang terkenal dan berguna untuk mendaki gunung, memanjat, dan bermain ski. perusahaan ini aktif mensponsori atlet di sejumlah olahraga termasuk mendaki gunung, panjat tebing, pendakian alpine, dan ski.


Selain merk-merk yang berasal dari luar negeri, banyak juga produsen dari negara Indonesia yang telah berhasil mengembangkan dan memproduksi produk perlengkapan outdoor yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan dengan merk-merk yang berasal dari luar negeri. Bahkan beberapa diantaranya tidak hanya dipasarkan di dalam negeri saja, namun juga sudah diekspor ke negara tetangga seperti Bruneidarusalam dan Filipina. Adapun beberapa merk perlengkapan outdoor terkenal yang berasal dari Indonesia diantaranya : 

25. Eiger


Siapa yang tidak kenal dengan merk peralatan outdoor yang satu ini. Eiger menjadi salah satu merk peralatan outdoor yang terkenal dan berasal dari Indonesia. Nama perusahaan Eiger, terinspirasi oleh gunung Eiger, sebuah gunung terkenal di Alpen Bernese, Swiss yang mempunyai ketinggian 3.970 meter di atas permukaan laut. Perusahaan yang awalnya hanya memproduksi tas dengan bermodalkan 2 mesin jahit ini didirikan oleh seseorang yang bernama Mr Ronny Lukito di kota Bandung. Awalnya Eiger hanya memulai usaha dari sebuah toko kecil di jalan Cihampelas no 22. Saat ini perusahaan yang  terdaftar sebagai salah satu Top 250 Brands asli Indonesia ini telah berkembang pesat dengan memimpin  pasar dalam industri tas dan petualangan di Indonesia.

26. Consina


Consina merupakan salah satu merk peralatan outdoor terkenal yang berasal dari Indonesia. Kita patut berbangga diri karena di Indonesia terdapat beberapa produsen yang memproduksi peralatan outdoor dengan kualitas baik dan patut kita perhitungkan, salah satunya adalah consina. Pendiri dari consina adalah Disyon Toba. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1994 itu memulai usahanya dengan memanfaatkan limbah pabrik dari sebuah pabrik tas brand luar negeri yang diproduksi di Indonesia. Pada tahun 2001 usaha Disyon resmi berbentuk badan hukum dengan bendera PT Consina Segara Alam. Kini kita dapat dengan mudah menemui agen yang menjual produk-produk dari consina. Sesuai dengan perkembangan dan tuntutan pengguna, tidak hanya tas gunung atau carrier saja yang diproduksi oleh perusahaan yang mempunyai pabrik dan terletak di kawasan Buaran, Jakarta Timur ini. Berbagai perlengkapan untuk mendaki gunung seperti sleeping bag, pakaian, bahkan water bladder kini sudah mulai bisa anda dapatkan tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan barang-barang impor. 


27. Cozmeed


Cozmeed yang semula bernama cartenz juga merupakan produsen peralatan outdoor yang berasal dari Indonesia. Nama cozmeed sebagai salah satu merk peralatan outdoor asli Indonesia seakan muncul diantara persaingan antara Eiger dan Consina. Pabrikan ini sudah ada sejak tahun 2008 yang pada saat itu masih bernama cartenz. Perusahaan ini mencoba memenuhi kebutuhan pasar dengan mengeluarkan produk lokal berkualitas. Produk-produknya seperti : jaket, pakaian, daypack, carrier dirancang cukup nyaman untuk dikenakan sepanjang hari selama petualangan, dimana kesemua produk tersebut didesain dengan aspek nyaman serta fungsional. 

28. Avtec


Avtec yang merupakan akronim dari Adventure Technology merupakan salah satu produsen peralatan outdoor dari Indonesia yang penjualan produknya merambah ke pasar negara lain termasuk negara Filipina, Brunei Darusalam,  Australia, Malaysia, dan Jepang. salah satu gerai avtec bernama Rumah Panjat berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Beberapa produk dari avtec adalah : carrier, daypack, jacket dan berbagai macam asesoris outdoor lainnya.

29. Boogie

PT Boogie Advindo (BA), produsen perlengkapan outdoor merek Boogie merupakan produsen peralatan outdoor dari Indonesia. Boogie Advindo memproduksi sandal, tas dan ransel, aksesori, celana dan kemeja lapangan, perahu karet, pelampung, drybag, sepatu dan kantong tidur. Banyak permintaan dari luar negeri berdatangan pada PT yang mempunyai pabrik di  Jl. Talang Raya No. 28, Bogor, Jawa Barat ini. Diantaranya datang dari Australia dan Jepang. 


30. Gravel

Selain eiger, consina, dan cozmeed. Ada satu merk outdoor asli produksi dalam negeri yang patut kita perhitungkan. Gravell terkenal dengan produknya berupa carrier dengan nama sangkareang. Beberapa tas gunung buatan gravell lainnya selain sangkareang adalah rinjani dan sembalum. Produk dari gravell cukup murah dan kuat. Gravell memiliki setidaknya 3 cabang yakni di Bandung, Semarang dan Yogyakarta. 

Selain itu masih ada beberapa lagi merk peralatan outdoor terutama yang berasal dari Indonesia yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu seperti claw, co-trex, tracker dan masih banyak lagi. Semoga saja perkembangan perlengkapan outdoor buatan dari dalam negeri semakin lama semakin maju, sehingga kedepannya dapat bersaing dengan merk dari luar negeri. Semoga artikel mengenai merk peralatan outdoor paling terkenal di Indonesia ini bermanfaat bagi kita. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "30 merk peralatan outdoor paling terkenal di Indonesia"

Post a Comment