Review Sepatu gunung HiTec Bandera II WP, sepatu gunung terbaik untuk segala medan

Hallo sobat Ruang Pendaki dimanapun anda berada, kali ini Saya akan mereview sepatu gunung Hi-Tec Bryce II WP, semoga dengan review ini bisa bermanfaat bagi anda. Sepatu gunung memang sangat dibutuhkan bagi para pegiat alam atau yang suka mendaki gunung, selain lebih nyaman dan aman menggunakan sepatu daripada sandal gunung saat melakukan pendakian, sepatu gunung dapat meminimalisir resiko cidera serta resiko terkena tumbuhan maupun hewan yang berbahaya menggunakan sepatu saat mendaki gunung juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anda karena akan terlihat lebih keren.


Review Sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP
pemakaian untuk kegiatan outdoor


Sepatu gunung Hi-Tec, ya siapa yang tekan dengan brand yang satu ini, brand legendaris asal Inggris yang telah banyak membuat sepatu yang tekenal bagus dan awet serta nyaman dipakai. Salah satunya adalah seri Bryce II WP yang sempat saya gunakan. Banyak fitur yang disematkan ada sepatu ini, antara lain :
  • Waterproof synthetic/mesh upper
  • Waterproof bootie construction
  • Lightweight lacing system
  • Rustproof metal hardware holds up all year-round
  • MDT rugged rubber outsole is great for all terrains

Selain fitur-fitur diatas, yang paling saya sukai dari sepatu gunung ini adalah adanya teknologi Dri-Tec Teknologi Dri-Tec sendiri adalah teknologi yang dikembangkan oleh Hi-Tec, teknologi ini selain membuat sepatu anda tahan air juga kaki anda tetap dapat bernapas. Membran Dri-Tec memberikan ketahanan terhadap air yang unggul dan transmisi uap yang sangat baik untuk memaksimalkan kinerja kaki anda walaupun di lingkungan yang basah. Jutaan pori-pori mikroskopis di membran Dri-Tec memungkinkan uap air untuk keluar tanpa membiarkan tetesan air di dalam sepatu, teknologi ini juga menjaga kaki anda tetap kering dan nyaman. Beralih ke pembahasan fisik sepatu :

1. Desain

Review Sepatu gunung HiTec Bandera II WP
sumber : hitec.com

 

Sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP ini merupakan sepatu ber tipe Mid, sepatu ini memiliki ukuran tinggi diatas mata kaki. Desain ini sangat pas untuk anda yang mencari sepatu yang tidak kaku tetapi tetap tidak menimbulkan cidera seperti cidera engkel, karena biasanya sepatu ber tipe Low akan lebih mudah menimbulkan cidera engkel jika kita tidak pas dalam berpijak. Namun kalau kita memilih sepatu yang ber tipe High akan lebih terasa kaku jika digunakan untuk berjalan, apalagi medan di gunung sangat beragam, tidak selalu datar. Sentuhan Warna yang diberikan Hi-Tec sangat serasi di sepatu ini, walaupun merupakan sepatu hiking, desain trendi dan warna yang menarik membuat sepatu ini tetap stylish. Perpaduan antara warna biru tua, merah serta abu-abu membuatnya pas dan enak untuk dilihat, sepatu ini juga bisa anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya ada juga untuk warna lain, yaitu perpaduan warna hitam dan abu-abu, tetapi menurut saya warna itu kurang menarik, namun untuk masalah ini kembali ke selera anda masing-masing.

2. Bahan

Sepatu ini berbahan kulit sintetis, memang kekuatannya lebih unggul dan daya tahan terhadap air cukup baik. Saat digunakan pada kondisi hujan ringan, sepatu ini masih mampu bertahan dari air. Waterproofnya cukup baik dalam bekerja, alhasil saya pun dapat terus melangkah tanpa khawatir kaki terkena air hujan. Namun sepatu ini agak terasa panas saat digunakan, mungkin karena bahan sintetisnya, sehingga menurut saya sepatu ini kurang cocok digunakan untuk berpetualang di lingkungan yang kering.

3. Outsole

Bagian yang tak kalah penting dalam sebuah sepatu gunung adalah Outsole, karena bagian ini lah yang langsung bersentuhan dengan kulit bumi. Bahan outsole sepatu ini adalah karet karbon MDT yang kuat dan cocok untuk segala medan. Sayang sepatu ini belum menggunakan Vibram sebagi outsolenya. Hi-Tec Bryce II WP mempunyai Outsole dengan alur yang “bergerigi”. Namun terdapat satu kelemahan yang menurut saya sangat fatal, menurut pengalaman saya menjelajah Kawasan Hutan di Sapuangain (Taman Nasional Gunung Merapi) dengan medan tanah yang basah, alur sol yang banyak dan bergiri mengakibatkan tanah menempel di sela-sela solnya. Dengan banyaknya tanah basah yang menempel di sela-sela solnya, sehingga sepatu menjadi licin, alhasil saya pun sering terjatuh. Walaupun terdapat fitur Brake, namun saya rasa fitur itu kurang bisa bekerja maksimal.

4. Berat Sepatu

Sepatu gunung Hi-Tec ini memiliki berat yang lumayan ringan, dengan berat yang ringan tentu akan menghemat tenaga dalam melakukan perjalanan. Namun jika sudah terkena air dan sudah sampai masuk ke dalam sepatu, sepatu akan terasa sangat berat dan butuh waktu lama untuk sepatu ini bisa kering kembali.

Dari pengalaman saya menggunakan sepatu gunung Hi-Tec Bandera II WP ini dapat saya simpulkan bahwa sepatu ini baik dipakai untuk perjalanan pendek atau trekking saja, untuk perjalanan jauh atau hiking, sepatu ini kurang cocok digunakan karena sepatu ini kurang dapat meredam benturan dengan tanah, sehingga kaki mudah menjadi lelah. Kelebihan dari sepatu ini adalah dari segi waterproofnya lumayan bagus digunakan pada saat hujan ringan, melewati genangan air dan tanah yang becek, air tidak dapat masuk ke dalam sepatu kecuali dari bagian atas sepatu, saya sarankan memakai gaiter agar air serta kerikil tidak gampang masuk dari atas sepatu.

Untuk kekurangannya menurut saya dari segi sol nya. Alur sor yang “bergerigi” tadi membuat tanah yang basah menjadi mudah menempel. Ditambah sol yang tidak terlalu dalam membuat sol jika terkena tanah yang menempel menjadi licin.

Jika anda tertarik untuk meminang sepatu ini, anda dapat membelinya dengan harga Rp 840.000,00 harga di setiap daerah mungkin akan sedikit berbeda. Disini saya hanya mereview berdasarkan pengalaman pribadi saja, bukan bermaksud mempromosikan brand atau seri sepatu ini. Demikian pembahasan saya mengenai Sepatu Hi-Tec Bryce II WP, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

artikel ditulis oleh : Antonius Yoga Setiyawan ( anggota ARNAL )

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Review Sepatu gunung HiTec Bandera II WP, sepatu gunung terbaik untuk segala medan"

Post a Comment